Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tak Disiplin Minum Obat, Tuberkolosis di Manokwari Sulit Diberantas

Maulana Ijal • Minggu, 21 Agustus 2022 | 19:40 WIB
Suasana di depan Puskesmas Sanggeng di Jalan Percetakan Negara Manokwari, Sabtu (20/8/2022). Puskesmas ini mencatat 72 kasus Tuberkolosis (TB).
Suasana di depan Puskesmas Sanggeng di Jalan Percetakan Negara Manokwari, Sabtu (20/8/2022). Puskesmas ini mencatat 72 kasus Tuberkolosis (TB).
Manokwari, RADARJEMBER.ID - Sulitnya memberantas Tuberkolosis (TB) di Manokwari, menurut Dinas Kesehatan Manokwari Papua Barat, disinyalir banyak penderita tidak disiplin minum obat sehingga berisiko tinggi menularkan TB ke orang lain.

Kepala Seksi Penyakit Menular Dinas Kesehatan Manokwari Rahimi, Sabtu (20/8) menjelaskan, penderita yang putus minum obat beresiko tinggi untuk menularkan TB ke orang lain. Hal itu menyebabkan sulitnya memberantas TB di Kabupaten Manokwari.

"Mereka disiplin minum obat karena hanya obat yang bisa menyembuhkan dan bukan ramuan," ujarnya.

Rahimi mengajak untuk memeriksakan diri di puskesmas maupun rumah sakit jika mengalami gejala batuk terus-menerus selama dua minggu. Pengobatan TB dipastikan gratis selama penderita rajin meminum obat yang diberikan.

Dinas Kesehatan Manokwari selama ini terus menjaring data penderita TB melalui Puskesmas yang tersebar di seluruh distrik di Manokwari termasuk melalui rumah sakit umum.

Rahimi menyatakan penderita TB di Manokwari merata di semua distrik, hanya saja Puskesmas Sanggeng di Distrik Manokwari Barat banyak mencatat kasus TB lantaran puskesmas itu banyak menerima sampel dari puskesmas lain untuk diperiksa.

"Puskesmas Sanggeng banyak mencatat penderita TBC lantaran berada di tengah kota yang banyak penduduk," sebut dia.

Hingga Agustus 2022, empat fasilitas kesehatan di Distrik Manokwari Barat mencatat ada 47 kasus TB yang dilaporkan ke Puskesmas Amban, 72 kasus di Puskesmas Sanggeng, 61 kasus di Puskesmas Wosi dan 7 kasus dilaporkan di RSUD Manokwari.

Sementara itu, Puskesmas Nuni di Distrik Manokwari Utara mencatat 4 kasus. Puskesmas Masni di Distrik Masni mencatat 3 kasus TB, Puskesmas Macuan mencatat 0 kasus dan Puskesmas Mowbja mencatat 5 kasus.

Di Distrik Manokwari Timur, Puskesmas Pasir Putih mencatat 9 kasus dan Puskesmas Mansinam mencatat 0 kasus. Sementara Puskesmas Sowi di Distrik Manokwari Selatan mencatat 23 kasus dan Puskesmas Maripi mencatat 22 kasus.

Puskesmas Warmare di Distrik Warmare mencatat 10 kasus, Puskesmas Prafi di Distrik Prafi mencatat 17 kasus. Puskesmas Tanah Rubuh di Distrik Tanah Rubuh mencatat 3 kasus dan terakhir Puskesmas Sidey di Distrik Sidey mencatat 15 kasus.

Rahimi mengharapkan penderita TB mengajak keluarganya ataupun kerabat yang sering kontak  erat untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. (*)

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/Rachmat Julaini

Sumber Berita : Antara Editor : Maulana Ijal
#Kesehatan #Penyakit