Dendy, warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kebakaran, menuturkan, tumpukan sampah di TPA Pakusari itu diketahui terbakar mulai sekitar pukul 17.30 WIB. Gundukan sampah yang terbakar itu berada di area utara yang berdekatan dengan permukiman warga.
"Selesai Maghrib atau sekitar pukul 17.30, saya melihat api di tumpukan sampah. Kondisinya waktu itu sudah cukup besar. Ketika tahu ada api, warga langsung melaporkan ke Pos TPA Pakusari," tuturnya, Jumat malam.
BACA JUGA: Pom Mini di Semboro Jember Terbakar, Seorang Pegawai Terluka
Kasus kebakaran di TPA Pakusari bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, peristiwa serupa juga pernah melanda. Namun, saat ini titik api berdekatan dengan rumah penduduk. Jaraknya kurang dari 20 meter.
Kondisi ini membuat warga ketar-ketir karena api bisa saja merembet. Terlebih, abu pembakaran berterbangan ke rumah-rumah warga sekitar. “Warga sampai menyiram genting rumah agar api tidak sampai membakar bangunan,” ungkapnya.
Hingga malam ini sekitar pukul 23.00 WIB, api belum juga padam. Warga juga tetap berdiam di luar rumah untuk berjaga-jaga jika ada hal yang tak diinginkan. Warga mengaku tidak tenang jika api belum berhasil dijinakkan. “Makanya warga tidak tidur dan berjaga-jaga,” ucapnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kurang lebih empat kendaraan pemadam kebakaran diturunkan untuk menjinakkan si jago merah. Mereka berjibaku untuk mengendalikan api yang masih saja membara. Dan hingga berita ini diturunkan, para petugas masih terus berupaya untuk memadamkan api tersebut. (*)
Reporter: Beni Bayu Sanjaya
Foto : Beni Bayu Sanjaya
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal