Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jokowi Ungkap Isi Pertemuan Bersama Pemimpin Dua Negara

Safitri • Rabu, 3 Agustus 2022 | 00:52 WIB
Caption: Presiden Joko Widodo menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1/8) kemarin.(Desca Lidya Natalia/Antara)
Caption: Presiden Joko Widodo menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1/8) kemarin.(Desca Lidya Natalia/Antara)
JAKARTA, RADARJEMBER.ID - Presiden Joko Widodo menceritakan isi pertemuan bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin  membicarakan soal krisis pangan dunia.

BACA JUGA : Figur Tepat Pimpin Indonesia, Masyarakat Serukan Erick Thohir Nyapres 2024

“Saya saat itu ketemu dengan Presiden Ukraina, Presiden Zelensky, dia cerita ke saya ada stok (gandum) di Ukraina di gudang 22 juta ton, stok dalam proses panen 55 juta ton, artinya 77 juta ton gandum diam di Ukraina, tidak bisa keluar karena perang,” kata Presiden Jokowi.

Hal itu diungkapkan oleh Jokowi saat menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1/8).Presiden Jokowi diketahui bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Istana Maryinsky, Kiev, pada 29 Juni 2022.

Presiden Jokowi juga bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin pada 30 Juni 2022.Mantan Walikota Solo tersebut menegaskan, setelah hampir 2,5 tahun semua negara di dunia dihantam pandemi, maka munculah permasalahan dan itu diluar dugaan.

“Saya bicara 1,5 jam dengan Presiden Zelensky lalu pindah ke Moskow ketemu Presiden Putin. Dia cerita juga ke saya ada stok gandum di Rusia 130 juta ton, berarti di Ukraina plus Rusia jumlah stok gandumnya ada 207 juta ton, bukan 207 ton tapi 207 juta ton.”ujar Jokowi.

Inilah yang menyebabkan 333 juta orang didunia mengalami kelaparan dan mungkin 6 bulan lagi 800 juta orang akan kelaparan akut karena tidak ada yang dimakan, sekali lagi,” tambah Presiden Jokowi. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Desca Lidya Natalia/ANTARA

Sumber Berita:jawapos.com

  Editor : Safitri
#Jokowi