Kasatpolair Polres Jember di Puger AKP M Na’i mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.05. Kala itu, tiga orang nelayan hendak berangkat melaut. Namun, ketika melintas di jalur Plawangan, tiba-tiba ombak besar menghantam perahu warna putih itu. Ombak setinggi dua meter itu membuat jukung terbalik. “Satu nelayan meninggal dan dua lainnya selamat,” tuturnya.
BACA JUGA: Jatuh dari Perahu, Nelayan Jember Hilang di Lautan
Dia mengungkapkan, nelayan yang menjadi korban bernama Hanafi alias Pak Empi. Pria 50 tahun itu beralamat di Dusun Krajan II, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger. Nelayan yang juga nakhoda perahu ini mengalami pendarahan di kepala dan meninggal di tempat kejadian musibah (TKM).
Sedangkan dua nelayan yang selamat adalah Ahmad Nur alias Pak No. Pria 55 tahun warga Dusun Krajan II, Desa Puger Kulon itu mengalami luka di kepala. Sementara korban kedua tergolong masih anak-anak. Dia adalah Agil Jubran asal Dusun Krajan II, Desa Puger Kulon. Remaja 17 tahun ini terluka di bagian kaki dan tangan. “Kini, kedua korban sedang mendapat perawatan di Puskesmas Puger,” ungkap M Na’i.
Menurut perwira polisi berpangkat tiga balok emas ini, korban meninggal sempat hanyut. Diduga, saat hanyut ombak kembali mengempaskannya hingga kepala terbentur batu pemecah ombak yang berada di sisi jalur Plawangan. “Sekitar pukul 14.30 semua korban dievakuasi. Mereka segera dibawa ke puskesmas terdekat guna mendapat pertolongan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Jumai
Foto : Satpolair for Radar Jember
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal