Anggota Polsek Ambulu Aiptu Ali Hakim mengungkapkan, sebenarnya atraksi itu dilakukan oleh dua joki. Satu joki laki-laki dan seorang lagi berjenis kelamin perempuan. Namun di ujung atraksi, ketika joki perempuan berakhir dengan landai dan aman, joki laki-laki masih terus berputar-putar hingga terjatuh. Saat sang joki terjatuh inilah, motor tersebut lepas kendali dan naik ke atas wahana hingga menghantam penonton.
“Akibatnya tiga penonton terluka. Ketiganya sempat dirawat di puskesmas. Dua korban diperbolehkan pulang karena luka ringan, sedangkan satu korban lagi dirujuk ke RSD dr Soebandi karena lukanya cukup serius,” kata Ali Hakim.
BACA JUGA: Wahana Tong Edan di Jember Makan Korban, Tiga Penonton Terluka
Dia juga mengungkapkan, atraksi tong edan yang berada di arena Taman Hiburan Rakyat (THR) ini memiliki izin keramaian. Dimulai tanggal 17 Juli dan berakhir 2 Agustus. Hanya saja, dalam perjalanannya, atraksi tong edan itu sempat mendapat teguran. Karena para joki memanasi mesin ketika azan Isya masih berkumandang.
“Mereka sempat mendapat teguran petugas karena saat orang salat Isya, mereka sudah mulai memanasi mesin motor, sampai terdengar orang yang salat di masjid. Lokasi masjid tidak jauh dari atraksi,” tuturnya.
Setelah mendapat laporan, Ali Hakim menuturkan, polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) yang berada di Alun-Alun Ambulu. Aparat menemukan, di lokasi beberapa pagar besi yang menjadi pembatas antara wahana dan penonton rusak akibat hantaman motor yang keluar dari lingkaran tong edan. “Kami juga telah meminta keterangan sejumlah saksi. Di antaranya pengelola wahana, serta keluarga korban,” ujarnya.
Sebelumnya, pertunjukan tong edan di THR Alun-Alun Ambulu, Jember, itu memakan empat korban. Selain sang joki, Suwoko alias Unyil, tiga penonton yang tengah menyaksikan atraksi itu juga terluka. Satu luka parah dan dua lainnya luka ringan.
Tiga penonton itu adalah Muhamad Syaifudin, 11, serta Afif Khoirul Anam, 12. Keduanya warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu. Sedangkan korban ketiga Adi Setiono, 30, warga Dusun Sumberan, Desa/Kecamatan Ambulu. (*)
Reporter: Jumai
Foto : Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal