Berdasar data PPDB 2022, enam sekolah meliputi SDN Clebung 1 (Bubulan), SDN Piyak (Kanor), SDN Soko 3 (Temayang), SDN Nglampin 5 (Ngambon), SDN Siwalan 2 (Sugihwaras), dan SDN Miyono 3 (Sekar).
Namun, dari hasil data tersebut masih terdapat SDN belum mengisi jumlah siswa baru. Diperkirakan terkendala tidak ada tenaga memiliki kemampuan IT.Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Kanor M. Anam membenarkan hal itu.
Anam mengatakan , banyak SDN di wilayahnya yang memperoleh siswa baru di bawah 10 anak. Sedikitnya jumlah siswa baru jenjang SDN karena jumlah anak usia sekolah berkurang dari tahun ke tahun. Bisa jadi, program keluarga berencana (KB) dari pemerintah berhasil.
Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Fathur Rokhim mengatakan, belum diisinya siswa baru di beberapa sekolah diperkirakan karena belum mengunggah data. Kemampuan IT kepala SDN berbeda-beda.
“Terutama KS (kepala sekolah) sudah sepuh,” ungkapnya.Rokhim menjelaskan, SDN juga tidak terdapat tenaga administrasi. Sehingga tidak ada membantu sekolah pengisian data. Selain itu masih disibukkan kegiatan MPLS. (*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Ilustrasi:Ainur Ochiem/Jawa Pos Radar Bojonegoro
Sumber Berita:Jawa Pos Radar Bojonegoro Editor : Yohanes Pangestu