BACA JUGA : Amankan Waisak Turunkan Sembilan Ratus Lebih Personil
Satlantas Polres Bogor melalui Kanit Turjawali Satlantas Polres Bogor Ipda Ardian Novianto, Minggu (15/5) malam membenarkan kondisi kemacetan itu. Namun, hal itu terjadi karena imbas penyekatan kendaraan jelang diberlakukannya sistem satu arah atau one way menuju Jakarta. “Jadi terkait penampakan penumpukan motor di sekitaran (Masjid) ttaawun itu bukan karena volume kendaraan yang tinggi, tapi imbas dari pemendingan dalam rangka pra kondisi one way arah Jakarta,” katanya.
“Kemacetan di situ juga cuma sekitar 1 jam, itu untuk yang antrean paling belakang, kalau yang paling depan antri cuma sekitar 15 menit. Selanjutnya kendaraan roda sudah bisa kembali melaju,” tuturnya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group).
Ipda Ardian menjelaskan, sebelum pemberlakuan sistem one way arah Jakarta maka dilakukan proses steriliasi terhadap kendaraan, khususnya roda empat yang menuju arah Puncak. Jika lalulintas padat, maka arus kendaraan menuju Jakarta di-pending (dipenggal) di titik-titik tertentu.
Hambatan hingga kemacetan akan terjadi jika banyak pemotor yang melambung ketika proses pengurasan arus dilakukan. “Nah pada saat itu kan kendaraan yang dari atas (puncak arah Jakarta) kita tahan dulu, kita pending. Imbas pemendingan itu kan motor-motor melambung melalui jalur tengah,” kata Ardian. “Sehingga saking banyaknya volume kendaraan roda dua yang melintas di titik pemendingan, makanya terjadinya penumpukan roda dua di seputaran attaawun sampai dengan gantole,” tambahnya.
Ardian menambahkan, arus kendaraan di Jalan Raya Puncak menuju Jakarta pada hari ini memang cukup ramai. Hal itu akibat akumulasi jumlah kendaraan yang datang sejak Jum’at-Minggu. Lalulintas Jalan Raya Puncak semakin padat karena ditambah arus kiriman dari kawasan Cianjur. “Untuk kendaraan motor terpantau di seputaran masjid Attaawun sampai dengan gantole (wisata paralayang) itu memang kondisinya kendaraan luar biasa,” katanya. (*)
Editor : Yerry Arintoko Aji
Foto : Istimewa
Sumber Berita : JawaPos.com Editor : Safitri