Antrean panjang kendaraan mulai dari Jalan Sultan Agung hingga ke Jalan PB Sudirman, Kelurahan Jember, Kecamatan Patrang. Kondisi yang sama juga terpantau di sepanjang Jalan DI Panjaitan dan Jalan Mastrip, Kecamatan Sumbersari.
Genangan air cukup dalam terjadi di Jalan PB Sudirman depan BNI Jember. Sehingga kendaraan yang dari Jalan Kartini dan kendaraan dari Jalan Sultan Agung harus berjalan pelan.
Derasnya hujan juga mengakibatkan saluran yang di belakang Kampung Osing, Keluraran Jember Lor, Patrang, meluap. “Apalagi hujan turun cukup deras dan lama,” kata Yoyon, tukang becak yang mangkal di kawasan itu.
Biasanya genangan air di jalan raya ini tidak lama. Karena banyak lubang kecil yang menuju kanal irigasi. Sedangkan genangan air cukup dalam terlihat di tikungan Jalan Sudirman depan Pendapa Wahyawibawagraha.
Sekolah juga Kebanjiran
Banjir tak hanya menggenangi sejumlah jalan arteri di kawasan kota Jember, tapi juga lembaga pendidikan. Ruang Aula di SMP Negeri 1 Jember Jalan Dewi Sartika 1, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, juga tergenang air.
Air masuk ke ruang aula karena selokan tersumbat. Bukan hanya di ruang pertemuan, tetapi di halaman sekolah juga terendam. Akibatnya, beberapa siswa harus membersihkan air yang masuk ke dalam ruang pertemuan.
Menurut Kepala SMPN 1 Jember Syaiful Bahri, banjir ini terjadi akibat air masuk lewat saluran drainase di halaman sekolah. “Jalan Dewi Sartika depan sekolah juga terjadi genangan,” katanya.
Beruntung, kata dia, genangan itu tidak terlalu lama. Setelah hujan mereda, genangan air kembali surut. “Tadi para guru dibantu puluhan siswa sudah bersih-bersih ruang pertemuan,” pungkas Syaiful. (*)
Reporter: Jumai
Fotografer: Jumai
Editor: Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal