Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, peristiwa ini terjadi Jumat (25/2) sekitar pukul 15.00 WIB. Ditengarai, dua bocah yang masih duduk di kelas 3 SD itu meninggal karena hanyut di kanal irigasi Dusun Karang Anyar RT 002/RW 001, Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Jember. Kedua korban itu bernama Fauzan Abdul Azhim dan Muhammad Haqiqi Ibrohim. Mereka tercatat masih bertetangga dan tinggal tak jauh dari saluran irigasi tersebut.
Penemuan jenazah dua bocah ini waktunya berdekatan. Awalnya, Erfan, warga setempat, sedang berada di pinggir aliran irigasi. Ketika datang Jaenal, dia melihat ada anak hanyut dalam keadaan mengambang. Erfan kemudian mengangkat tubuh bocah itu dari dalam kanal yang ternyata adalah Muhammad Haqiqi Ibrqhim. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Balung untuk mendapat pertolongan.
Tidak berselang lama, sekitar 15 menit kemudian, warga kembali menemukan korban kedua, Fauzan Abdul Azhim yang juga langsung dibawa ke puskesmas. Namun kedua korban tidak tertolong. “Menurut keterangan saksi, saat kejadian aliran irigasi memang cukup deras,” terang AKP Sunarto, Kapolsek Balung.
Polisi yang mendapat laporan itu, segera mendatangi lokasi. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara, aparat juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan di Puskesmas Balung, serta pemerintah desa setempat untuk melakukan Visum et Repertum (VeR) luar.
Diduga, kedua korban meninggal murni karena tenggelam saat mandi di saluran irigasi tersebut. Namun, untuk memastikan penyebab kematian dua bocah itu, polisi berencana melakukan autopsi. Hanya saja, pihak keluarga menolak dan menganggap peristiwa ini sebagai musibah. Keluarga juga sudah menerima dan akan segera memakamkan kedua korban di tempat pemakaman umum desa setempat.
“Saat ini korban dibawa oleh pihak keluarga. Keluarga sepakat tidak dilakukan autopsi dan akan segera dilaksanakan pemulasaran,” pungkas Sunarto. (*) Editor : Maulana Ijal