Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Timbul Tenggelam di Bebatuan Padas, Ternyata Mayat

Ivona • Selasa, 28 September 2021 | 17:54 WIB
ANGKAT JENAZAH: Petugas bersama masyarakat mengangkat jenazah Syafi
ANGKAT JENAZAH: Petugas bersama masyarakat mengangkat jenazah Syafi
KENCONG, RADARJEMBER.ID – Nasib tragis dialami Syafi'i, warga Desa Cakru, Kecamatan Kencong. Santri Ponpes Assunniyah Kencong ini terseret arus sungai yang tak jauh dari tempatnya mondok, kemarin (27/9). Saat ditemukan sekitar pukul 09.00, remaja 18 tahun tersebut sudah dalam keadaan meninggal.

Informasi di lapangan menyebutkan, awalnya korban bersama siswa dan santri lain melakukan kerja bakti membersihkan gorong-gorong di sekolah, Minggu (26/9) sore. Ketika sudah selesai, korban dan teman-temannya pergi ke sungai untuk membersihkan badannya yang kotor.

Saat mandi itulah korban ditengarai terseret arus sungai hingga hanyut. Di saat bersamaan, teman-teman korban sudah banyak yang meninggalkan lokasi. Salah seorang saksi yang melihat peristiwa itu mengatakan, sebenarnya korban sempat ditolong. Namun, upaya itu sia-sia karena arus sangat deras hingga membuat tangan korban terlepas, lalu hanyut.

Proses pencarian pun dilakukan. Polisi, TNI, warga, dan Basarnas malam itu menyusuri sungai. Namun, pencarian tersebut tidak membuahkan hasil. Akhirnya, tubuh korban ditemukan keesokan harinya oleh Wiji Triatmoko, warga setempat.

Wiji melihat tubuh korban mengapung di selatan jembatan Ponjen dengan posisi terjepit. Tubuh korban tampak timbul tenggelam di bebatuan padas. "Saya lihat kepalanya, langsung ditarik tangannya supaya tidak hanyut. Kondisi korban sudah meninggal dan ada beberapa luka lebam. Mungkin karena terbentur batu saat hanyut," kata Wiji.

Sementara itu, Kasatpolair Polres Jember Iptu M Nai membenarkan kejadian itu. Menurut dia, setelah mayat ditemukan, pihaknya langsung membawa jenazah itu ke puskesmas untuk dilakukan visum. “Keluarga menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya, jenazah kami serahkan kepada keluarga agar segera dimakamkan," pungkasnya.

Reporter : Juma’i

Fotografer : Polsek For Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih

  Editor : Ivona
#Jember #Headline