Tak sedikit banyak perahu dan jukung nelayan kandas di muara sungai. Jika sudah demikian, para anak buah kapal harus berjibaku membebaskan perahu mereka yang terjebak sisi sungai yang dangkal. Ada yang langsung turun, ada yang menyiapkan bambu dan melempar tali tampar.
"Mereka langsung menarik perahu yang sudah terjebak di muara sungai belakang. Apalagi kalau sudah pulang secara bersama-sama, terjadi penumpukan di muara," kata Sutrisno, salah seorang nelayan setempat. Perahu nelayan, lanjut dia, bisa terjebak di lokasi bahkan hingga berjam-jam lamanya.
Tak hanya saat hendak berangkat atau baru pulang, nelayan menghadapi muara sungai yang mulai dangkal. Nelayan juga harus berjuang di laut menghadapi ombak besar yang tak menentu. “Ya mau diapakan lagi, ini kan sudah faktor alam,” ujar Sutrisno. Kondisi ini tentu juga mempengaruhi waktu ikan untuk diantar ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Puger.
Reporter: Jumai
Fotografer: Jumai
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Alvioniza