Puluhan nelayan yang mrnggunakan jukung dan perahu hanya berputar putar di tengah sambil menunggu ombak di plawangan kecil. Bahkan nelayan yang sudah membawa hasil ikan tangkapan sehari semalam harus tertahan hingga berjam-jam karena tidak bisa keluar dari plawangan yang dikenal cukup ganas.
Sementara keluarga nelayan dan pemilik kapal atau perahu menunggu di sekitar break water. Bahkan saat ombak besar, juga menjadi tontonan warga yang ingin melihat saat melintas di plawangan.
"Untuk keluarga nelayan baru bisa pulang kalau sudah bisa lolos melintas di plawangan dengan ombak yang cukup besar," kata Sukadi, 40, warga Desa mojosari Kecamatan Puger.
Sukadi menambahkan, saat ini musimnya ikan keluar, tetapi karena ombak besar banyak yang tidak berangkat. "Ini terlihat di tengah laut, biasanya kalau mau pulang di tengah itu banyak," kata Sukadi.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, tidak ada nelayan yang berani untuk pulang. Karena ombak di plawangan cukup besar. Bahkan dalam satu jam hanya satu jukung yang berhasil melewati plawangan.
Reporter: Jumai
Fotografer: Jumai
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Maulana Ijal