"Kejadian angin puting beliung itu tidak saja menimpa rumah penduduk, tapi juga mobil dan motor," ungkap Mad Satuki, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember.
Dia menjelaskan, peristiwa pohon ambruk tidak saja berlangsung di kawasan perkotaan, tapi juga di beberapa wilayah kecamatan.
Pohon roboh itu terjadi di Jalan Trunojoyo Kaliwates, Jalan Sriwijaya dan Perumahan Gunung Batu Sumbersari, dan di depan Gedung DPRD Jember. “Di Jalan Trunojoyo mengenai satu mobil dan sepeda motor. Pemilik motor mengalami luka-luka lecet bagian tangan dan lidah robek," imbuh Satuki.
Data BPBD menyebutkan, peristiwa pohon rubuh juga terjadi di depan PG Semboro, dan di Dusun Krajan, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan. Di desa ini pohon ambruk mengakibatkan satu rumah rusak ringan.
Selain itu, insiden serupa juga terjadi di Dusun Timur Gunung, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah. Di tempat ini, pohon tumbang mengenai pejalan kaki. Sedangkan lokasi lain di depan Dira Kencong. Namun bukan pohon, melainkan sebuah papan reklame ambruk dan menimpa seorang pemotor yang kebetulan melintas. Korban harus menjalani perawatan.
Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember Heru Widagdo mengimbau, agar warga selalu waspada dan hati-hati. “Berteduhlah di tempat aman ketika hujan lebat disertai angin. Dan jangan memarkir kendaraan di bawah pohon besar. Hal ini untuk menimalisir kemungkinan tertimpa pohon ambruk," pesannya.
Reporter:Winardyasto
Fotografer:Istimewa
Editor: Mahrus Sholih Editor : Safitri