Gerakan para relawan ini dilakukan di Pantai Payangan, Dusun Sidomulyo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, kemarin (15/2). Mereka yang tergabung berasal dari belasan elemen di Jember. “Alhamdulillah, gerakan bersih-bersih pantai yang kami lakukan disambut baik oleh belasan komunitas. Sehingga pembersihan Pantai Payangan berjalan baik,” kata Putut Catur, koordinator agenda bersih-bersih pantai tersebut.
Dikatakannya, pembersihan pantai dilakukan secara sukarela oleh banyak komunitas. Mereka pun mendorong pentingnya pariwisata agar Jember ke depan semakin banyak diminati wisatawan. “Semoga bersih-bersih ini bisa menggugah hati banyak orang agar tidak membuang sampah sembarangan,” paparnya.
Wakil Koordinator Komunitas Cinta Lingkungan Siti Juariyah menyampaikan, sampah yang banyak ditemukan di pinggir dan di bibir pantai adalah plastik. Bahkan, beberapa sampah juga tampak ada masuk ke pantai.
“Gerakan ini sebenarnya diikuti oleh sekitar 400 orang dari belasan komunitas yang tergabung. Akan tetapi, karena saat ini masih terjadi pandemi korona, maka hanya dibatasi sekitar 30 orang,” beber Juariyah seusai agenda bersih-bersih tersebut.
Dia menambahkan, Pantai Payangan maupun pantai lain harus tetap dijaga kelestariannya. Paling tidak, sampah plastik atau jenis lain diharapkan agar tidak mengotori pantai. “Semoga gerakan ini bisa membuat kita memahami betul betapa pentingnya kebersihan,” ucapnya.
Gerakan bersih-bersih ini pun nanti akan dilakukan di beberapa lokasi lain. Ini demi mendorong agar pariwisata di Jember benar-benar tumbuh. “Selain para relawan dan anggota komunitas, ada juga dari anggota dewan, sejumlah anggota BPBD, kepolisian, dan masih banyak lagi. Gerakan bersih-bersih ini nanti lokasinya akan pindah-pindah,” pungkasnya. (nur/c2/lin)
Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Safitri