Radar Jember – Runner-up MotoGP musim lalu, Alex Marquez, harus puas mengawali seri pembuka musim 2026 dengan hasil yang kurang maksimal.
Memulai balapan dari posisi ketujuh, pembalap Gresini Racing ini hanya mampu finis di urutan ke-11 dalam sesi Sprint Race di Sirkuit Buriram, Sabtu (28/2/2026).
Meski gagal mendulang poin, pembalap asal Cervera ini tetap mencoba mengambil sisi positif dari performa motor Ducati Desmosedici GP26 miliknya.
Kronologi Insiden dengan Fabio Di Giannantonio
Nasib sial Alex dimulai sesaat setelah start. Ia terlibat kontak dengan Fabio Di Giannantonio (VR46) di Tikungan 3 yang memaksanya melebar dan kehilangan banyak posisi.
"Start saya sebenarnya sangat bagus. Di lintasan lurus menuju Tikungan 1, saya berdampingan dengan Di Giannantonio. Namun di Tikungan 3, dia memutuskan masuk ke sisi dalam saat saya berada di luar. Tidak ada ruang bagi saya; di depan ada Raul Fernandez. Pilihannya hanya menabrak Raul atau melebar bersama Diggia," jelas Alex kepada media.
Ia mengaku tidak punya pilihan selain melepas rem dan keluar lintasan demi menghindari tabrakan fatal di awal lomba.
Masalah Suhu Motor dan "Paritas" Mesin
Selama sisa balapan, Alex disibukkan dengan aksi salip-menyalip untuk memperbaiki posisi.
Namun, tantangan terbesarnya bukan hanya lawan, melainkan suhu motor yang melonjak tajam akibat udara panas di Buriram.
"Saya tidak terlalu memperhatikan kelebihan motor lain karena saya fokus pada peringatan suhu di dasbor motor saya. Sangat sulit mendinginkan motor di tengah trafik yang padat," ungkapnya.
Menariknya, Alex menyoroti betapa kompetitifnya MotoGP tahun ini. Menurutnya, perbedaan kekuatan antarpabrikan kini semakin tipis.
"Saya melihat Yamaha, Ducati, hingga Honda... setiap motor punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, tapi jelas sekali tahun ini semuanya jauh lebih setara. Paritas adalah fitur utama musim 2026."
Sindiran Halus Soal Penalti Marc Marquez
Terkait penalti kontroversial yang diterima kakaknya, Marc Marquez, karena insiden dengan Pedro Acosta, Alex memberikan komentar dengan nada sarkasme.
Meskipun mengaku belum melihat rekaman utuh, ia menyebut banyak orang di paddock tidak setuju dengan keputusan Race Direction.
"Banyak orang yang saya temui bilang penalti itu tidak adil. Tapi saya tidak tahu, apakah mereka jujur atau hanya mencoba bersikap sopan karena saya adiknya Marc," ujarnya sembari tertawa kecil.
Menanggapi komentar jurnalis bahwa inilah wajah "MotoGP Baru" yang penuh penalti, Alex hanya berujar singkat.
"Inilah yang mereka (penyelenggara) inginkan," pungkasnya.
Editor : Imron Hidayatullahh