Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kesenjangan Gaji Marquez vs Pembalap Satelit Terlalu Jauh, MotoGP Siapkan Aturan Upah Minimum Gila-gilaan

Imron Hidayatullahh • Kamis, 26 Februari 2026 | 09:00 WIB

Davide Tardozzi menegaskan fokus utama Ducati saat ini hanya menyelesaikan kesepakatan kontrak dengan Marc Marqquez.
Davide Tardozzi menegaskan fokus utama Ducati saat ini hanya menyelesaikan kesepakatan kontrak dengan Marc Marqquez.

Radar Jember – Kabar revolusioner datang dari balik layar MotoGP. Mulai musim 2027, ajang balap motor paling bergengsi di dunia ini dikabarkan bakal menerapkan aturan gaji minimum bagi seluruh pembalapnya.

Langkah ini diambil untuk menjamin kesejahteraan para rider yang mempertaruhkan nyawa di lintasan.

Melansir laman Crash, wacana gaji minimum ini dipatok di angka 500.000 Euro atau sekitar Rp8,5 miliar per musim (asumsi kurs Rp17.000).

Aturan ini akan berlaku bagi seluruh pembalap reguler, termasuk para rookie yang baru naik kelas ke kategori premier.

Hapus Kesenjangan 'Langit dan Bumi'

Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk memangkas kesenjangan pendapatan yang sangat mencolok di paddock.

Selama ini, terdapat jurang yang sangat dalam antara gaji bintang papan atas dengan pembalap tim satelit.

Nama-nama besar seperti Marc Marquez dan Fabio Quartararo diperkirakan mengantongi lebih dari 10 juta Euro (Rp170 miliar) per musim.

Di sisi lain, beberapa pembalap tim satelit kabarnya hanya dibayar sekitar 100.000 Euro (Rp1,7 miliar) per tahun.

Padahal, terlepas dari besaran gajinya, semua pembalap menghadapi risiko kecelakaan yang sama besarnya saat memacu motor hingga kecepatan 360 km/jam.

Angka 500.000 Euro tersebut murni gaji pokok, belum termasuk bonus performa jika mereka berhasil naik podium atau menang.

Bagian dari Era Baru 'Liberty Media'

Laporan menyebutkan bahwa klausul gaji minimum ini sudah dimasukkan dalam draf perjanjian komersial periode 2027-2031.

Perjanjian ini tengah digodok oleh MotoGP SEG (sebelumnya Dorna) bersama tim-tim kontestan.

Diskusi ini diperkirakan akan berlanjut di sela-sela seri pembuka MotoGP Thailand akhir pekan ini.

Menariknya, para pabrikan kabarnya menginginkan kesepakatan bergaya Concorde Agreement seperti di Formula 1, seiring dengan masuknya era kepemimpinan Liberty Media di MotoGP.

Isu upah minimum sebenarnya sudah lama disuarakan, namun selalu kandas karena belum terbentuknya asosiasi pembalap yang solid.

Baca Juga: Puncak Frustrasi Fabio Quartararo: Tertangkap Kamera Acungkan Jari Tengah ke Motor Yamaha di Buriram!

Dengan aturan baru ini, stabilitas finansial pembalap diharapkan lebih terjamin di masa depan.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#fabio quartararo #paddock #liberty media #marc marquez #MotoGP