Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Puncak Frustrasi Fabio Quartararo: Tertangkap Kamera Acungkan Jari Tengah ke Motor Yamaha di Buriram!

Imron Hidayatullahh • Senin, 23 Februari 2026 | 13:02 WIB

Gestur Fabio Quartararo yang tampak frustrasi terhadap performa motor Yamaha YZR-M1 di Buriram, Thailand.
Gestur Fabio Quartararo yang tampak frustrasi terhadap performa motor Yamaha YZR-M1 di Buriram, Thailand.

Radar Jember – Situasi di paddock Yamaha tampaknya sudah mencapai titik didih.

Bintang utama mereka, Fabio Quartararo, tak lagi mampu menyembunyikan amarahnya melihat performa motor YZR-M1 yang tak kunjung kompetitif.

Dalam tes pramusim di Sirkuit Buriram, Thailand, akhir pekan kemarin, Quartararo tertangkap kamera melakukan aksi yang mengejutkan publik.

Pembalap asal Prancis tersebut kedapatan mengacungkan jari tengah ke arah motornya sendiri saat berada di lintasan.

Gestur tak senonoh ini menjadi simbol nyata keputusasaan El Diablo menghadapi krisis teknis Yamaha yang berkepanjangan.

Motor Lambat dan Sulit Dikendalikan

Meski Yamaha telah melakukan perubahan radikal dengan beralih dari mesin inline ke V4, solusi tersebut belum membuahkan hasil instan.

Setelah tes Sepang yang diwarnai masalah reliabilitas, tes Thailand justru mengungkap fakta pahit lainnya: motor Yamaha sangat lambat.

Quartararo hanya mampu bertengger di posisi ke-18, tertinggal lebih dari satu detik dari pembalap tercepat.

Keluhan utamanya adalah kecepatan puncak (top speed) yang tertinggal jauh dari rival.

"Kehilangan sekitar 10 km/jam di lintasan lurus sangat membuat frustrasi. Di MotoGP, top speed adalah segalanya. Hari ini jauh lebih rumit dari yang diperkirakan," keluh Quartararo dengan wajah lesu di pit box.

‘Menyerah’ pada Keadaan

Saking frustrasinya, Quartararo kini tampak mulai ‘angkat tangan’ dan tak lagi menuntut jadwal pasti kapan pembaruan motor akan tiba.

Ia menyadari bahwa proses untuk kembali ke depan akan memakan waktu berbulan-bulan, bukan hitungan minggu.

"Kami akan mencoba menemukan sesuatu, setidaknya agar saya merasa lebih nyaman di atas motor besok," ujarnya, dikutip dari laman Motosan.

"Kami tidak akan siap dalam sebulan ke depan. Mungkin pabrikan lain siap, tapi kami tidak," tambahnya.

Quartararo mengaku belum menemukan basis pengaturan (base setup) yang pas karena terus-menerus mencoba komponen baru yang tak kunjung memberikan kemajuan.

Seminggu Menuju Seri Pembuka

Dengan dimulainya kejuaraan dunia MotoGP 2026 tinggal satu minggu lagi, Yamaha masih terpuruk di papan bawah.

Quartararo bahkan memberikan pernyataan sarkastik tentang sesi tes selanjutnya.

"Besok siang, saya berharap bisa menggunakan motor yang sama sepanjang sesi, meskipun saya sebenarnya tidak menyukai motor itu," pungkasnya tanpa gairah.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#fabio quartararo #YZR M1 #Yamaha #buriram #el diablo #MotoGP