Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Rumitnya Negosiasi Kontrak Baru Marc Marquez di Ducati: Lebih Sulit Ketimbang Saat Pertama Gabung!

Imron Hidayatullahh • Selasa, 10 Februari 2026 | 18:00 WIB
Marc Marquez dalam sesi tes pramusim di Sirkuti Sepang Malaysia.
Marc Marquez dalam sesi tes pramusim di Sirkuti Sepang Malaysia.

Radar Jember – Masa depan Marc Marquez bersama tim pabrikan Ducati Lenovo akhirnya menemui titik terang.

Meski kesepakatan dikabarkan hampir rampung, manajemen Ducati mengaku proses negosiasi kali ini jauh lebih pelik dibandingkan saat pertama kali memboyong sang juara dunia sembilan kali itu.

Direktur Sport Ducati, Mauro Grassilli, mengungkapkan bahwa detail kontrak baru untuk musim-musim mendatang tengah memasuki fase final.

Namun, ia tak menampik adanya hambatan-hambatan kecil yang membuat proses ini memakan waktu lebih lama dari perkiraan.

"Kami sudah sangat dekat, tapi saya harus akui bahwa memperbarui kontrak ini jauh lebih rumit daripada saat pertama kali menandatanganinya," ujar Grassilli dinukil dari laman Motosan.

Detail yang Terlewat Jadi Kendala

Penundaan pengumuman resmi ini, menurut Grassilli, bukan disebabkan oleh ketidakyakinan tim terhadap performa Marquez, melainkan adanya penyesuaian internal.

Ducati kini lebih teliti dalam meninjau poin-poin kesepakatan yang sebelumnya dianggap sepele.

"Kami sedang menyempurnakan beberapa bagian yang awalnya kami remehkan. Namun, arah negosiasi sudah benar dan kesepakatan sudah di depan mata," tambahnya.

Ducati memang sangat berhati-hati dalam menyusun struktur kontrak, mengingat performa Marquez yang langsung nyetel dan mempersembahkan gelar juara dunia, tahun lalu.

Strategi Ducati tetap jelas: siapa yang memberikan hasil terbaik di lintasan, dialah yang mendapatkan porsi investasi terbesar.

 

Kebijakan 'Irit' Ducati di Tengah Perang Harga

Salah satu tantangan terbesar bagi pabrikan Borgo Panigale ini adalah menjaga keseimbangan neraca keuangan.

Di tengah godaan pabrikan lain yang berani membayar mahal, Ducati tetap teguh pada batasan anggaran (budget cap) internal mereka.

"Kami adalah perusahaan yang sangat memperhatikan biaya. Tantangan nyatanya adalah mempertahankan pembalap terbaik tanpa harus terjebak dalam perang harga dengan merek lain," tegas Grassilli.

Dengan kebijakan ini, porsi anggaran pembalap di Ducati akan mencerminkan prestasi, pengalaman, dan kontribusi nyata sang pembalap di lintasan.

Mengingat status Marquez sebagai juara bertahan, posisinya dalam negosiasi ini tentu sangat kuat, namun tetap dalam koridor finansial Ducati yang ketat.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Ducati Lenovo #marc marquez #Bursa pembalap MotoGP #ducati #MotoGP