Radar Jember – Bos Ducati Corse, Davide Tardozzi, akhirnya buka suara terkait rumor yang menyebut Pedro Acosta sudah menandatangani kontrak dengan pabrikan Italia tersebut untuk MotoGP 2027.
Namun, Tardozzi menegaskan fokus utama Ducati saat ini masih tertuju pada perpanjangan kontrak Marc Marquez.
Bursa pembalap MotoGP 2027 memang mendadak memanas dalam sepekan terakhir.
Sejumlah laporan mengklaim Ducati telah mencapai kesepakatan kontrak baru berdurasi dua tahun dengan juara dunia bertahan, Marc Marquez.
Baca Juga: Tim Gresini Rasa Cokelat! Chocolatos Jadi Merek Snack Indonesia Pertama Sponsori Tim MotoGP
Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi.
Tardozzi mengakui masih terdapat beberapa detail kecil yang harus dibereskan sebelum kontrak tersebut benar-benar rampung.
Berbicara di sela tes pramusim MotoGP di Sepang, Selasa (3/2/2026), Tardozzi menegaskan bahwa prioritas tim adalah menyelesaikan kesepakatan dengan Marquez.
“Saat ini kami sedang mencoba memfinalisasi kontrak dengan Marc. Kami sudah sangat dekat. Sepertinya bisa segera selesai. Tapi yang terpenting sekarang adalah itu, setelahnya baru kami bicara soal pembalap lain,” ujar Tardozzi.
Seiring dengan isu Marquez, media Spanyol juga melaporkan bahwa Pedro Acosta akan membela tim pabrikan Ducati mulai musim 2027.
Namun, Tardozzi tak memberikan konfirmasi apa pun terkait kabar tersebut.
Baca Juga: Baru Pulih Cedera, Marc Marquez Langsung Jadi yang Tercepat di Hari Pertama Tes Sepang
Sempat beredar rumor bahwa molornya kontrak Marquez disebabkan perbedaan durasi kontrak, di mana Ducati ingin mengikatnya hingga akhir 2028. Tardozzi pun membantah hal tersebut.
“Itu bukan inti dari diskusi. Saya pikir hanya ada detail-detail kecil yang, dengan statusnya sebagai juara besar, memang harus dibahas secara mendalam. Marc ingin bertahan di Ducati, Ducati juga ingin mempertahankan Marc. Jadi saya yakin kami akan mencapai kesepakatan,” jelasnya.
Menariknya, di tengah derasnya rumor seputar Ducati, nama Francesco Bagnaia justru nyaris tidak pernah disebut.
Padahal, juara dunia MotoGP dua kali itu belakangan dikaitkan dengan kemungkinan hengkang ke Yamaha atau Aprilia.
Tardozzi tak menampik betapa pentingnya Bagnaia bagi Ducati.
Namun, ia kembali menegaskan bahwa pihaknya tak akan membuka pembicaraan dengan pembalap lain sebelum masa depan Marquez benar-benar jelas.
“Pecco ada di hati kami. Tapi sampai Ducati memfinalisasi kontrak Marc, kami tidak ingin berbicara dengan pembalap lain. Karena bisa saja di saat-saat terakhir Marc tidak menandatangani kontrak, dan kami harus memikirkan rencana yang berbeda,” kata Tardozzi.
“Jadi, pertama Marc. Setelah itu, baru kita lihat,” pungkasnya.
Editor : Imron Hidayatullahh