Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pedro Acosta Tak Mau Remehkan Marc Marquez: Meski Cedera, Dia Tetap Pembalap yang Harus Dikalahkan

Imron Hidayatullahh • Jumat, 30 Januari 2026 | 18:30 WIB

Photo
Photo

Pembalap KTM, Pedro Acosta, menilai Marc Marquez tetap menjadi sosok yang paling berbahaya di MotoGP 2026, meski juara dunia bertahan itu sedang dalam masa pemulihan cedera.

Marquez tampil luar biasa sepanjang musim 2025 bersama tim pabrikan Ducati dengan meraih 11 kemenangan grand prix dan 14 kemenangan sprint, sekaligus mengamankan gelar juara dunia ketujuh dalam kariernya.

Gelar tersebut menjadi yang pertama setelah enam tahun, sekaligus lima tahun pascacedera lengan parah yang nyaris mengakhiri kariernya pada GP Spanyol 2020.

Namun, musim Marquez harus berakhir lebih cepat usai mengalami patah tulang bahu yang cukup rumit akibat kecelakaan di Indonesia, hanya sepekan setelah memastikan gelar juara dunia.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Fabio Quartararo Benar-Benar Ikuti Jejak Marc Marquez, Tinggalkan Yamaha untuk MotoGP 2027

Proses pemulihan Marquez berjalan positif dan ia dipastikan bisa ambil bagian dalam tes pramusim Sepang. Meski begitu, kondisi fisiknya masih menyisakan tanda tanya.

Bagi Acosta, hal tersebut tidak mengubah status Marquez sebagai favorit utama.

“Dia mungkin tidak menginginkannya, tapi dialah pembalap yang seharusnya memakai nomor satu di motor,” ujar Acosta usai peluncuran tim KTM 2026.

“Cukup lihat apa yang sudah Marc lewati. Setelah lima tahun tanpa gelar, langsung naik ke motor pabrikan dan merebut kejuaraan. Jadi, meskipun sedang cedera, dia tetap akan menjadi pembalap yang harus dikalahkan,” tambahnya.

Acosta juga menyebut sejumlah nama lain yang layak masuk bursa kandidat juara.

“Tentu saja ada Marco Bezzecchi, Alex Marquez, dan Pecco Bagnaia. Mereka semua akan bertarung memperebutkan gelar. Tapi Marc tetap akan menjadi patokan bagi semua orang,” ujarnya.

Di sisi lain, Acosta mengungkap dirinya membawa “super tim” ke musim 2026. Sejak musim lalu, ia bekerja sama dengan mantan pembalap Carmelo Morales.

Baca Juga: Barros Ungkap Kunci Pasar Pembalap MotoGP: Semua Tergantung Keputusan Marc Marquez

“Saya mulai bekerja dengan Carmelo Morales musim lalu. Memang dia tidak pernah balapan penuh di kejuaraan dunia, tetapi level pengalamannya sangat tinggi,” kata Acosta.

“Bersamaan dengan itu, saya merasa membuat lompatan mental terbesar dalam karier saya. Karena itu, musim ini kami melanjutkan kerja sama. Musim lalu kami membentuk tim yang hebat, dan sepanjang musim dingin dia terus mengawasi persiapan saya. Saya rasa kami berada di jalur yang tepat,” pungkasnya.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Pedro Acosta #marc marquez #MotoGP