Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bezzecchi Sesalkan Absennya Marc Marquez di MotoGP Valencia: Kehadirannya Selalu Naikkan Level!

Imron Hidayatullahh • Jumat, 14 November 2025 | 22:33 WIB
Marco Bezzecchi mengakui musim 2025 menjadi salah satu musim terbaik dalam kariernya. Ia datang ke Valensia dengan senyum lebar setelah menang di Portimao.
Marco Bezzecchi mengakui musim 2025 menjadi salah satu musim terbaik dalam kariernya. Ia datang ke Valensia dengan senyum lebar setelah menang di Portimao.

Radar Jember - Datang ke Valencia dengan senyum lebar setelah menang di Portimao, Marco Bezzecchi mengakui musim 2025 menjadi salah satu musim terbaik dalam kariernya.

Selain dua kemenangan besar—di Silverstone dan Portimao—ia kini tinggal membutuhkan dua poin saja untuk mengamankan posisi ketiga di klasemen dunia MotoGP.

Bergabung dengan Aprilia Factory untuk pertama kalinya, Bezzecchi menilai musim ini bukan hanya soal hasil.

Tetapi tentang pertumbuhan pribadi, hubungan dengan tim, dan konsistensi motor RS-GP.

Namun, satu hal yang membuatnya merasa kehilangan: ketidakhadiran Marc Marquez, sang juara dunia yang cedera sejak MotoGP Indonesia.

“Sayang sekali Marc absen. Dia selalu menaikkan level. Bahkan di Valencia dia biasanya sangat kuat,” ujar Bezzecchi, dinukil Radar Jember dari laman GPOne.

 Baca Juga: Tak Peduli Rossi, Marc Marquez Tegaskan: Kami Tak Saling Membutuhkan, tapi MotoGP Butuh Kami Berdua!

“Target Peringkat Tiga? Awalnya Terlihat Mustahil”

Mengawali musim sebagai proyek besar Aprilia, Bezzecchi mengaku tak pernah membayangkan bisa sedekat ini dengan posisi ketiga dunia.

“Saya selalu percaya pada proyek ini. Tapi melihat bagaimana musim dimulai, sulit membayangkan target setinggi itu. Baru di beberapa race terakhir terasa nyata,” ungkapnya.

Bezzecchi menilai lonjakan performanya banyak dipengaruhi peningkatan RS-GP sejak tes Jerez, hubungan kuat dengan tim, serta kemampuannya beradaptasi dalam momen sulit.

“Musim Panjang? Tergantung Suasana Hati”

Dengan total 44 balapan dari 22 akhir pekan, MotoGP 2025 menjadi musim paling melelahkan dalam sejarah.

Namun, bagi Bezzecchi, semuanya terasa cepat berlalu karena atmosfer tim yang positif.

“Secara fisik dan mental memang sangat berat. Tapi, jika suasananya baik dan kamu menikmati setiap pekan balapan, waktu terasa cepat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya waktu istirahat, terutama bagi tim mekanik dan teknisi yang bekerja tanpa henti sepanjang tahun.

Misano, Momen Terbaik: “Orang-Orang Berteriak ‘Bezzecchi!’ Itu Gila!”

Ketika diminta menyebut momen terbaik musim ini, Bezzecchi memilih MotoGP Misano—balapan kandangnya.

Pole, menang sprint, lalu podium Minggu… itu luar biasa. Selebrasi dengan penonton yang meneriakkan nama saya benar-benar spesial,” ungkapnya.

 Baca Juga: Komentar Mengejutkan dari Pernat: Bezzecchi Telah Menjadi Salah Satu Anti-Marquez di MotoGP 2025!

Bicara Motor Aprilia: “Saya Cinta Motor Ini!”

Terkait komentar Luca Marini bahwa Aprilia punya aerodinamika terbaik untuk tikungan cepat, Bezzecchi justru bercanda.

“Pertanyaannya, bagaimana Marini tahu? Haha! Tapi bagi saya, ya, motor ini luar biasa,” ujarnya.

Untuk pengembangan 2026, ia berharap Aprilia meningkatkan top speed.

“Kami pembalap selalu minta banyak hal. Tapi, kalau disuruh pilih satu, saya ingin lebih banyak kecepatan puncak,” ujarnya.

 Baca Juga: Kasihan Pecco! Marc Marquez Akui Iba Melihat Bagnaia Terpuruk Sepanjang MotoGP 2025

Senang Jorge Martin Kembali

Bezzecchi juga menanggapi kembalinya Jorge Martin setelah cedera berkepanjangan.

“Saya senang dia kembali. Dia mengalami masa-masa sulit tahun ini. Dia pantas bisa bersenang-senang lagi di atas motor,” pungkasnya.

Editor : Imron Hidayatullahh
#silverstone #aprilia #marc marquez #Marco Bezzecchi #MotoGP #portimao