Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Fabio Quartararo Bakal Ikuti Jejak Marc Marquez Lepas Uang Besar demi Motor Kompetitif di MotoGP? Ini Kata El Diablo

Imron Hidayatullahh • Rabu, 12 November 2025 | 21:19 WIB
Fabio Quartararo mengungkapkan kemungkinan ia melepas tim Yamaha demi motor lain yang lebih kompetitif di MotoGP.
Fabio Quartararo mengungkapkan kemungkinan ia melepas tim Yamaha demi motor lain yang lebih kompetitif di MotoGP.

Radar Jember - Pembalap Tim Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo, menutup musim 2025 dengan refleksi mendalam tentang kariernya, masa depan bersama Yamaha, dan pelajaran berharga dari langkah besar Marc Marquez.

Juara dunia MotoGP 2021 itu membicarakan musim yang penuh tantangan sekaligus harapannya menjelang proyek besar Yamaha untuk 2026.

Quartararo mengakui tiga musim terakhir menjadi masa tersulit sejak ia menjuarai MotoGP.

“Yang tersisa dari Fabio juara dunia adalah semangat untuk menang. Itu tak pernah hilang,” katanya, dinukil Radar Jember dari laman Motosan.

“Tapi sulit menjaga energi yang sama ketika berjuang hanya untuk posisi kelima atau kedelapan. Saya harus belajar menerima situasi seperti ini,” tambahnya.

Meski begitu, ia menilai dirinya kini lebih matang dibanding versi Fabio tahun 2021.

“Sekarang saya pembalap yang jauh lebih baik. Dulu semuanya terasa mudah, sekarang saya belajar menghargai setiap hasil, bahkan ketika finis keempat atau kelima,” ungkapnya.

 Baca Juga: 15 Tahun Momen Legendaris Marc Marquez di Portugal: dari Jatuh di Lap Awal hingga Menang Spektakuler

Alasan Bertahan di Yamaha: Bukan Cuma Soal Uang

Quartararo memperpanjang kontraknya dengan Yamaha pada awal musim, dan menegaskan keputusannya bukan hanya karena faktor finansial.

“Ada banyak alasan untuk tetap bersama Yamaha,” ujarnya.

“Mereka akan punya tim satelit lagi, proyek mesin V4 sangat penting, dan ada insinyur baru yang memberi saya kepercayaan. Ego saya juga berperan: kami pernah menang, terpuruk, dan ingin kembali ke puncak,” ujarnya.

Namun ia juga melontarkan kalimat jujur.

“Tak bisa saya pungkiri, faktor ekonomi juga berperan. Tapi bukan satu-satunya alasan,” ungkapnya.

Dengan prototipe Yamaha 2026 yang sedang disiapkan, Quartararo menegaskan akan menilai kelanjutan kariernya setelah melihat perkembangan motor baru tersebut.

“Saya ingin motor yang bisa menang. Itu saja. Tahun ini kami fokus mempersiapkan motor 2026. Belum ada keputusan akhir, semua tergantung perasaan saya terhadap motor baru nanti,” katanya.

Meski Yamaha mendapat fasilitas konsesi pengembangan, hasilnya belum sesuai harapan.

“Saya bukan orang yang tepat untuk menjelaskan teknisnya,” katanya.

“Tugas saya memberi yang terbaik di lintasan, sisanya biar dikerjakan para insinyur,” sambungnya.

 Baca Juga: Nicolo Bulega Akui ‘Bahagia tapi Gugup’ Jelang Debut MotoGP Gantikan Marc Marquez

Kehidupan Pribadi dan Rutinitas di Paddock

Quartararo mengaku lebih tenang dalam menghadapi tekanan balapan.

“Tahun 2023 adalah yang terberat dalam karier saya. Sekarang saya belajar menerima hasil tanpa terlalu tertekan posisi. Kadang saya sudah tampil maksimal, tapi hanya finis kesembilan,” ungkapnnya.

Soal kehidupan sosial, ia mengaku tak banyak bergaul dengan pembalap lain.

“Saya fokus dengan orang-orang saya sendiri. Tony Arbolino adalah teman dekat, baik di dalam maupun luar paddock,” ujarnya.

 Baca Juga: Bagnaia Sampai Goyah! Jorge Lorenzo Beberkan Kenapa Marc Marquez Sulit Dikalahkan di Era MotoGP Sekarang

Belajar dari Marc Mrquez: Keberanian Melepaskan demi Kompetisi

Saat ditanya soal langkah Marc Marquez yang meninggalkan kontrak besar demi motor kompetitif, Quartararo tak ragu menyebutnya sebagai inspirasi.

“Marc melepaskan jumlah uang yang sangat besar hanya agar bisa punya motor kompetitif. Itu jadi contoh bagi saya untuk masa depan,” katanya.

“Apa yang dia pertaruhkan dan capai, itu hal yang selalu saya pikirkan,” ungkapnya.

Quartararo menegaskan, keinginannya untuk kembali menang kini lebih besar daripada sekadar setia pada satu tim.

Musim 2026 dan motor baru Yamaha akan menjadi penentu apakah “El Diablo” tetap di Iwata—atau mengikuti jejak Marc Marquez mencari peluang baru.

Editor : Imron Hidayatullahh
#fabio quartararo #Yamaha #Yamaha V4 #MotoGP 2015 #marc marquez #ducati