Radar Jember - Francesco Bagnaia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pembalap paling berpengaruh di era modern MotoGP.
Pembalap Ducati itu kini resmi menjadi pembalap dengan jumlah pole position terbanyak ke-8 dalam sejarah MotoGP, setelah mencetak pole ke-28 pada sesi kualifikasi MotoGP Malaysia di Sepang.
Prestasi ini datang setelah dua pole beruntun yang ia raih di Grand Prix Jepang dan Malaysia, menambah catatan impresif yang dibangun melalui kerja keras, kestabilan performa, dan mental juara.
Berada di Antara Para Legenda MotoGP
Dengan 28 pole position, Bagnaia kini menembus jajaran elite pembalap besar dalam sejarah MotoGP. Ia berada tepat di bawah nama-nama ikonik dunia balap.
Marc Marquez dengan 74 pole, Mick Doohan dengan 58 pole, Valentino Rossi 55 pole, Jorge Lorenzo 43 pole, Casey Stoner dengan 39 pole, Dani Pedrosa dengan 31 pole, Kevin Schwantz dengan 29 pole, dan Bagnaia sendiri dengan 28 pole.
Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa meski musim ini tidak berjalan mulus, statistik Bagnaia tetap mencerminkan kualitasnya sebagai salah satu pembalap terbaik dekade ini.
Pria yang akrab disapa Pecco itu pun kini berdiri sejajar dengan ikon-ikon MotoGP, termasuk tiga rival generasi berbeda: Marquez, Rossi, dan Lorenzo.
Simbol Konsistensi dan Mental Juara
Catatan tersebut menjadi bukti bahwa Bagnaia bukan hanya cepat dalam kondisi ideal, tetapi juga mampu mempertahankan level performa tinggi dalam situasi berat—sesuatu yang dibuktikan lewat dua gelar juara dunia yang telah ia raih bersama Ducati.
Dengan masuknya Bagnaia ke daftar pembalap dengan pole terbanyak, posisinya dalam sejarah MotoGP semakin mapan dan diperhitungkan, bahkan di tengah tekanan performa buruk yang sedang ia alami musim ini.
Editor : Imron Hidayatullahh