Radar Jember - Francesco Bagnaia meninggalkan Phillip Island dengan tangan hampa.
Juara dunia bertahan Ducati itu kembali gagal finis di MotoGP Australia setelah terjatuh di balapan utama, mengulang nasib buruknya di MotoGP Indonesia di Mandalika.
Dengan absennya Marc Marquez akibat cedera, hasil Ducati justru makin terpuruk.
Dalam sprint race (18/10), kedua motor pabrikan merah itu terdampar di papan bawah.
Sementara, pria yang akrab disapa Pecco itu tak mampu menyelesaikan balapan utama hari Minggu (19/10).
Lebih Baik dari Kemarin, tapi Masih Jauh dari Ideal
Bagnaia menjelaskan, performanya di Australia sebenarnya sedikit membaik.
“Hari ini lebih baik dari kemarin. Pagi tadi (Minggu, 19 Oktober, Red) kami mencoba sesuatu yang tidak berhasil, lalu mengubah arah untuk balapan utama. Motor jadi lebih stabil, meski lebih berat dikendarai dan kurang lincah,” ujar Bagnaia dinukil Radar Jember dari laman Motosan.
“Saya bisa menekan lebih keras dan menjaga ritme yang lebih cepat. Butuh 3–4 lap untuk memahami motor, tapi setelah itu saya mulai bisa mengejar,” tambahnya.
Namun, usaha kerasnya berakhir dengan jatuh.
“Ketika kamu sudah di batas maksimal—bahkan sedikit lewat—jatuh itu mudah terjadi. Saya harus menerimanya, karena saya tidak mau finis terakhir lagi. Hari ini saya berjuang untuk posisi sepuluh besar, jadi saya terus memaksa. Lebih baik jatuh saat berjuang daripada melaju tanpa harapan,” tegasnya.
Setelah Motegi, Semua Jadi Tak Masuk Akal
Bagnaia juga menyinggung performa tim yang menurun drastis setelah seri Jepang.
“Semuanya berjalan sempurna di Motegi, itu adalah Ducati-ku. Tapi, yang saya kendarai hari ini bukan motor yang sama. Kami harus mencari tahu kenapa bisa berubah seperti ini,” ujarnya.
Ia mengaku tak punya jawaban pasti atas situasi yang membingungkan ini.
“Setelah tes Misano, kami pikir sudah menemukan keseimbangan. Di Jepang semuanya berjalan sempurna, tapi apa yang terjadi setelah itu sungguh tidak bisa diterima. Di Indonesia, saya memakai motor yang sama seperti di Motegi, tapi tidak bisa dikendarai. Di sini juga sama. Ada sesuatu yang tidak nyambung,” ungkap Bagnaia.
Ducati Berguncang, Bagnaia Pilih Bungkam
Kebingungan itu semakin nyata ketika kamera televisi memperlihatkan motor Bagnaia bergetar hebat di lintasan lurus saat sesi pemanasan.
“Lebih baik saya tidak bicara soal itu, maaf,” katanya singkat.
Editor : Imron Hidayatullahh