Radar Jember – Alex Marquez tiba di Phillip Island dengan semangat tinggi menghadapi MotoGP Australia 2025.
Sirkuit cepat di tepi laut itu menjadi salah satu favoritnya di kalender MotoGP.
Namun, di balik optimismenya, pembalap Gresini Ducati itu melontarkan kritik tajam terhadap aspek keselamatan lintasan, terutama setelah insiden serius yang menimpa sang kakak, Marc Marquez, di Mandalika.
“Kalau mereka ingin kami tetap sehat sepanjang musim, hal-hal seperti ini harus diperbaiki,” tegas Alex kepada media, dilansir Radar Jember dari laman Motosan.
Ia menilai tanggung jawab keamanan bukan ada di tangan pembalap, melainkan di pihak Dorna sebagai penyelenggara.
“Pembalap baru tahu masalah ketika sudah jatuh. Kami tidak bisa memeriksa setiap bagian sirkuit satu per satu. Ada orang yang bekerja khusus untuk itu, dan seharusnya mereka memastikan semuanya aman,” ujar adik kandung Marc Marquez itu.
Baca Juga: Pecco Bagnaia Reset Mental dan Bidik Kebangkitan di Phillip Island Setelah Gagal di MotoGP Indonesia
Optimistis di Sirkuit Favoritnya
Alex mengaku antusias menantikan balapan akhir pekan ini.
“Semua orang di paddock tahu Phillip Island adalah salah satu sirkuit favoritku. Ini trek yang cepat dan harus dikendalikan dengan throttle. Untuk bisa kompetitif, kamu harus benar-benar percaya diri dengan motor—kalau tidak, kamu akan sangat lambat,” katanya.
Ia juga menyoroti penggunaan kembali ban kompon lunak 2023.
“Menarik melihat bagaimana performanya dibanding tahun lalu. Kami akan bekerja dari sesi pertama dan melihat kondisi yang ada,” tambahnya.
Meski belum pernah mencetak hasil besar di Australia, Alex berharap mengubah catatan buruknya.
“Tahun 2022 aku jatuh bersama Miller, 2023 aku cedera, dan tahun lalu kena long lap penalty. Sekarang saatnya ubah tren itu,” ujarnya.
Soal Peluang Juara dan Kondisi Sang Kakak
Dalam wawancara dengan DAZN, Alex juga berbicara tentang peluang menjadi runner-up dunia.
“Masih seperti mimpi bisa berada di posisi ini. Ada empat balapan tersisa, jadi harus tenang dan fokus tanpa terlalu terobsesi, supaya tidak membuat kesalahan,” ucapnya.
Terkait kemenangan sensasional rekan setimnya, Fermin Aldeguer, di Mandalika, Alex memberi pujian.
“Itu kemenangan yang sudah lama layak dia dapatkan. Musimnya luar biasa, dan punya rekan setim cepat jelas membantu mengangkat level semua orang,” katanya.
Tentang kondisi Marc Marquez, Alex memberi kabar menenangkan.
“Dia positif dan santai. Tidak terburu-buru untuk kembali karena dia sudah mencapai segalanya. Cedera ini datang di momen yang seharusnya penuh kebahagiaan, tapi di sisi lain memberinya waktu untuk tenang dan pulih tanpa tekanan,” tutupnya.
Editor : Imron Hidayatullahh