Radar Jember – Federasi MotoGP resmi menjatuhkan sanksi kepada Marco Bezzecchi atas insiden yang membuat Marc Marquez cedera bahu di Sirkuit Mandalika, MotoGP Indonesia.
Bezzecchi terbukti bersalah setelah menabrak bagian belakang motor Marquez di lap pertama, insiden yang membuat keduanya terjatuh keras.
Marquez menjadi pihak yang paling dirugikan karena harus naik meja operasi dan dipastikan absen minimal dua seri, sementara Bezzecchi hanya mengalami nyeri punggung.
“Punggungku masih sakit, tapi secara umum aku baik-baik saja. Aku memang sempat tergeletak di trek karena kehilangan napas, tapi sadar penuh sejak awal,” ungkap Bezzecchi, dikutip Radar Jember dari laman Motosan.
Sesampainya di Phillip Island, pembalap Aprilia itu kembali menyampaikan permintaan maafnya.
“Jelas itu kesalahanku. Aku terlalu cepat masuk tikungan dan tak menyangka bisa sedekat itu dengan Marc. Aku sudah berusaha menghindar, tapi akhirnya menyenggol bannya dari belakang,” kata Bezzecchi.
“Sayangnya, di tikungan itu ada semacam undakan kecil, jadi akibatnya jadi jauh lebih parah. Aku sudah bicara dua kali dengan Marc setelah kejadian untuk meminta maaf. Aku menghormati keputusan Race Direction dan siap menerima hukumannya,” tambahnya.
Sanksi resmi yang dijatuhkan kepada Bezzecchi adalah double long lap penalty pada seri berikutnya di MotoGP Australia, Phillip Island.
Menurut keterangan panel steward, pada awal balapan, lap pertama, Bezzecchi melakukan aksi berbahaya yang menyebabkan kecelakaan.
Karena ini merupakan pelanggaran berulang, ia dijatuhi hukuman dua kali long lap pada balapan Grand Prix berikutnya.
Meski kecewa, Bezzecchi menegaskan akan tetap tampil maksimal di Australia.
“Sebagai pembalap, kami tentu ingin hukuman yang lebih ringan, tapi aku harus menerimanya. Aku akan tetap berusaha menyalip pembalap terbaik, meskipun dengan penalti,” ucapnya.
“Aku tidak ingin memulai akhir pekan ini dengan perasaan buruk. Aku akan berusaha sekuat tenaga sejak sesi Jumat (17/10) hingga Minggu (19/10). Phillip Island lintasan yang cepat dan menuntut fisik, tapi suhu dingin bisa membantu menjaga daya tahan tubuh,” katanya.
Editor : Imron Hidayatullahh