Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bos Aprilia Beberkan Penyebab Tabrakan Bezzecchi dan Marquez di MotoGP Mandalika 2025, Begini Faktanya!

Imron Hidayatullahh • Senin, 6 Oktober 2025 | 22:31 WIB
Marc Marquez tersungkur ke area gravel setelah ditabrak Marco Bezzecchi di Mandalika, Minggu (5/10/2025).
Marc Marquez tersungkur ke area gravel setelah ditabrak Marco Bezzecchi di Mandalika, Minggu (5/10/2025).

Radar Jember – Insiden antara Marco Bezzecchi dan Marc Marquez di MotoGP Indonesia 2025 meninggalkan banyak tanda tanya.

Kedua pembalap itu sama-sama terjatuh di gravel setelah bersenggolan pada balapan utama di Sirkuit Mandalika, Minggu (5/10/2025).

Akibat tabrakan tersebut, Marquez mengalami cedera bahu kanan dan langsung diterbangkan ke Madrid untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Sementara itu, Bezzecchi juga dilarikan ke rumah sakit di Mataram, Nusa Tenggara Barat, untuk menjalani observasi.

Beruntung, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda-tanda patah tulang pada pembalap Aprilia Racing itu.

Rivola Ungkap Teori Soal Penyebab Tabrakan

Bos Aprilia Racing, Massimo Rivola, akhirnya buka suara mengenai insiden yang melibatkan pembalapnya tersebut.

Ia berpendapat, penyebab utama kontak antara Bezzecchi dan Marquez terjadi karena perbedaan kecepatan dan dinamika lintasan di sektor kedua.

"Saya tidak merasa dia (Bezzecchi, Red) sadar bahwa dia lebih cepat dari pembalap lainnya pada sektor kedua," ujar Rivola, dikutip dari Motosan.

"Dia masuk ke tikungan dengan kecepatan yang lebih besar dari pembalap lain, termasuk Marc," tambahnya.

Rivola menilai insiden itu bukan akibat manuver berbahaya yang disengaja, melainkan kesalahan perhitungan dalam momen intens.

"Sayang, dia menabraknya. Saya ingin menekankan sikap fair play kepada Marc. Hal semacam ini lumrah terjadi namun tidak terlihat jelas di antara para pembalap,"

jelasnya.

Menurut Rivola, Bezzecchi langsung menyadari kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf secara pribadi kepada Marquez.

"Marco sudah meminta maaf sebanyak dua kali. Kami juga meminta maaf atas apa yang menimpa Marc," sambung sang bos Aprilia.

Faktor Tekanan Balapan dan Cuaca Panas

Rivola menambahkan, Bezzecchi kemungkinan terlalu bernafsu memperbaiki posisi saat balapan berlangsung dalam kondisi panas ekstrem.

"Kami ingin meminta maaf kepada Marc, karena itu memang kesalahan Marco dalam perhitungan. Mungkin dia terlalu tergesa-gesa untuk memperbaiki posisi," kata Rivola.

"Dia adalah pembalap tercepat di lintasan, khususnya saat menggunakan ban tipe medium. Cuaca yang panas menambah tekanan tersebut,"

tutupnya.

Meski insiden ini membuat kedua pembalap gagal finis, Rivola mengaku sedikit lega karena Bezzecchi tidak mengalami cedera serius.

Ia juga berharap Marquez bisa segera pulih agar dapat kembali membalap di seri berikutnya.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Massimo Rivola #aprilia #Madalika #marc marquez #Marco Bezzecchi #ducati #MotoGP