Radar Jember – Legenda MotoGP, Valentino Rossi, baru saja menyebut siapa saja yang menurutnya menjadi rival terkuat sepanjang karier balapnya.
Namun yang mengejutkan, Rossi sama sekali tidak menyebut nama Marc Marquez, sosok yang sering disebut sebagai lawan terbesarnya di lintasan.
Pernyataan itu Rossi sampaikan saat menghadiri acara peluncuran livery khusus tim VR46 di Indonesia, jelang MotoGP Mandalika akhir pekan ini.
“Saya punya banyak rival hebat di karier saya, dan menurut saya itu antara Casey Stoner, Jorge Lorenzo, Max Biaggi, dan Dani Pedrosa,” kata Rossi, dilansir Radar Jember dari laman Crash.
“Sulit mengatakan siapa yang paling berat, mungkin Lorenzo, karena kami satu tim dan lama jadi rekan setim. Jadi, rivalitas itu bukan sekadar persaingan, tapi seperti kisah cinta,” tambahnya.
Ketiadaan nama Marc Marquez jelas menjadi sorotan, mengingat keduanya terlibat perseteruan sengit sejak musim 2015.
Saat itu, hubungan Rossi dan Marquez pecah setelah The Doctor menuding Marquez membantu Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia.
Ironisnya, akhir pekan lalu di MotoGP Jepang, Marquez justru berhasil menyamai rekor Rossi dengan tujuh gelar dunia di kelas MotoGP (total sembilan di semua kelas).
Ini menyulut kembali perdebatan tentang siapa rider terhebat sepanjang sejarah.
Menariknya, hubungan Rossi dengan Casey Stoner justru semakin dekat dalam beberapa tahun terakhir.
Stoner bahkan beberapa kali berkunjung ke Ranch VR46 dan memberi arahan bagi para pembalap akademi milik Rossi, termasuk Pecco Bagnaia.
Di sisi lain, Marquez tetap menaruh respek kepada Rossi.
Seusai meraih gelar dunia kesembilannya pekan lalu, pembalap Spanyol itu mengatakan merasa terhormat bisa sejajar dengan Rossi dan Giacomo Agostini dalam daftar juara dunia terbanyak.
Rossi sendiri sudah pensiun dari MotoGP sejak 2021 dan kini menekuni balap mobil di ajang FIA World Endurance Championship.
Editor : Imron Hidayatullahh