Radar Jember - Davide Tardozzi dikenal sebagai sosok yang selalu meledak-ledak dalam merayakan setiap kemenangan Ducati.
Namun, apa yang terjadi di MotoGP Misano akhir pekan lalu terasa berbeda.
Team Manager Ducati Lenovo itu merayakan kemenangan Marc Marquez dengan cara yang jauh lebih emosional.
Bukan sekadar karena kemenangan ke-25 dalam 32 balapan musim ini, melainkan karena konteks yang melingkupinya.
Sehari sebelumnya, Sabtu (13/9/2025), Marquez mengalami kecelakaan saat memimpin sprint race.
Ironisnya, sebagian penonton justru merayakan momen itu seolah-olah mereka sendiri yang memenangkan balapan.
Hal tersebut, diakui Tardozzi, sangat menyakitkan bagi keluarga besar Ducati.
“Jatuhnya Marquez dirayakan layaknya sebuah gelar, tapi gelar yang sebenarnya akan kami rayakan nanti,” kata Tardozzi, dikutip Radar Jember dari laman Motosan.
Menurut Tardozzi, jawaban terbaik untuk selebrasi sinis itu adalah kemenangan besar di sirkuit Marco Simoncelli pada hari Minggu (14/9/2025).
“Kemenangan Marc di Misano adalah jawaban terbaik yang mungkin diberikan,” ungkap Tardozzi.
Dengan nada tegas, Tardozzi menegaskan bahwa Ducati dan Marquez akan terus fokus memburu gelar juara dunia.
Ketika saatnya tiba, barulah pesta sebenarnya akan mereka lakukan.
Editor : Imron Hidayatullahh