Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Marc Marquez Tetap Santai Usai Crash di Sprint MotoGP San Marino, meski Kalah dari Bezzecchi: Tak Ada yang Sempurna!

Imron Hidayatullahh • Minggu, 14 September 2025 | 16:35 WIB

Marc Marquez terjatuh saat memimpin sprint race MotoGP San Marino.
Marc Marquez terjatuh saat memimpin sprint race MotoGP San Marino.

Radar Jember - Marc Marquez harus rela kehilangan peluang podium di Sprint Race MotoGP San Marino setelah terjatuh di tikungan 15, lap keenam.

Padahal, pembalap Ducati Lenovo itu sempat memimpin balapan hanya sembilan tikungan setelah menyalip Marco Bezzecchi.

Marquez mengawali balapan dengan baik.

Naik dari posisi keempat ke kedua pada start, lalu terus membuntuti Bezzecchi.

Kesalahan Bezzecchi di tikungan empat membuka peluang bagi Marquez untuk menyalip di tikungan enam.

Namun, sembilan tikungan kemudian, sang pemimpin klasemen justru kehilangan grip dan tersungkur.

Kecelakaan itu sekaligus memutus rekor enam kemenangan beruntun Marquez di sprint race musim ini.

Meski begitu, ia tetap tenang dan menerima insiden tersebut.

“Saya terlalu memaksa, sedikit melebar di tikungan 15. Ini tipikal crash di Misano. Tak ada yang sempurna,” ujar Marquez, dilansir Radar Jember dari laman Crash.

Sejak Austria musim lalu, Marquez memang selalu tampil tanpa kesalahan di sprint race.

Ia mengakui kali ini mengambil risiko terlalu besar, terutama setelah baru saja menyalip Bezzecchi sehingga suhu ban belakang masih tinggi.

“Yang terpenting, kalau jatuh saat memimpin balapan, itu artinya Anda punya kecepatan,” tegasnya.

Meski gagal finis, Marquez tetap nyaman dengan posisi di klasemen.

Ia masih unggul 173 poin dari pesaing terdekatnya.

“Saya tetap rileks. Orang-orang bertanya kapan saya akan mengunci gelar, tapi yang terpenting adalah meraihnya secepat mungkin,” katanya.

Bezzecchi Jadi Ancaman di Balapan Utama

Kemenangan di sprint di Misano menjadikan Marco Bezzecchi sorotan utama.

Menurut Marquez, Bezzecchi akan jadi pembalap paling berbahaya di balapan utama malam nanti.

“Saya pikir besok Bez adalah yang tercepat. Ritmenya sangat bagus, apalagi dengan ban belakang medium yang tidak drop,” ucap Marquez, Sabtu (14/9).

Jika Bezzecchi menang, ia akan menjadi pembalap non-Ducati pertama yang meraih lebih dari satu kemenangan dalam semusim sejak Aleix Espargaro (Aprilia) pada 2023.

Namun, Marquez menegaskan bahwa Bezzecchi bukan lawan utamanya dalam perebutan gelar.

Ia juga optimistis lebih kuat di balapan utama dengan pilihan ban berbeda.

“Dengan ban belakang soft, motor mendorong ke depan dan saya kesulitan. Tapi dengan medium saya merasa lebih stabil,” pungkas Marquez.

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#motogp misano #san marino #marc marquez #Marco Bezzecchi #ducati #MotoGP