Radar Jember – General Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna kembali membagikan pandangannya seusai MotoGP Hungaria melalui akun LinkedIn pribadinya.
Seperti beberapa seri terakhir, pola yang sama kembali terlihat.
Marc Marquez tampil sebagai pemenang, sementara Francesco Bagnaia masih kesulitan menemukan ritme terbaiknya.
Meski begitu, Dall’Igna menegaskan Ducati terus berusaha membantu Bagnaia agar kembali nyaman di atas Desmosedici GP25.
“Soal kekuatan Marc Marquez, tidak ada lagi yang perlu ditambahkan dari apa yang sudah dikatakan sejak awal musim. Semua hasil ini tidak lain adalah seorang juara yang telah ditemukan kembali,” puji Dall’Igna, dikutip Radar Jember dari laman Motosan.
“Kemenangan tidak akan pernah jadi sesuatu yang biasa. Kita harus merayakannya setiap kali seolah itu adalah kemenangan pertama. baik untuk menjaga antusiasme maupun menghormati bakat luar biasanya,” tambahnya.
Dall’Igna juga mengingatkan bahwa dominasi ini tak akan bertahan selamanya.
“Kita harus menikmati momen ini sebaik mungkin dan berterima kasih kepada semua orang yang berkontribusi di balik layar, jauh dari sorotan media. Komitmen mereka sangatlah berharga bagi perkembangan proyek ini. Terima kasih banyak untuk semua orang di Ducati Corse,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti persaingan pabrikan lain, terutama KTM yang makin kompetitif.
“Variasi merek di klasemen akhir membuktikan betapa ketatnya persaingan. Itulah sebabnya kemenangan kami semakin bernilai. Sprint race di Hungaria juga spesial, dengan podium penuh Ducati—Marquez, Di Giannantonio, dan Morbidelli—yang menunjukkan kekuatan tim dan pembalap kami,” tambahnya.
Namun, ada sisi pahit di garasi Ducati, yaitu kondisi Bagnaia.
“Itu akhir pekan yang sangat sulit bagi Pecco (Bagnaia, Red). Dari latihan, kualifikasi, hingga balapan utama, semuanya berat,” sesalnya.
“Satu-satunya hal positif, tapi penting, adalah sensasi baru yang ia temukan setelah perubahan setelan motor pascakualifikasi. Hasil balapan mungkin belum sesuai harapan, tapi yang terpenting adalah feeling yang mulai kembali,” tambahnya lagi.
Ia menegaskan hasil hanya akan datang bila Bagnaia benar-benar menemukan kembali rasa percaya dirinya.
“Pecco perlu terbiasa lagi melakukan hal-hal normal yang sebelumnya tidak bisa dilakukan karena setelan lama. Seri berikutnya akan penting untuk mengonfirmasi arah baru ini. Kami percaya pada Pecco, dan dia tahu itu,” pungkasnya.
Editor : Imron Hidayatullahh