Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bagnaia Akui Menyesal Tolak Desmosedici GP24, Ungkap Bedanya dengan Motor Marquez di Ducati

Imron Hidayatullahh • Senin, 25 Agustus 2025 | 14:35 WIB
Bagnaia mengaku salah pilih motor di MotoGP 2025. Menganggap Desmosedici GP24 lebih nyaman baginya.
Bagnaia mengaku salah pilih motor di MotoGP 2025. Menganggap Desmosedici GP24 lebih nyaman baginya.

Radar Jember - Pecco Bagnaia menjalani sprint race MotoGP Hungaria dengan penuh drama.

Namun, tetap menemukan sisi positif meski finish di luar zona poin.

Rider Ducati Lenovo itu mengakui sedang berada dalam periode sulit, lantaran belum mampu merasa senyaman musim-musim sebelumnya di atas Desmosedici.

Meski begitu, Bagnaia menegaskan dirinya tetap optimistis.

“Saya sadar ini momen sulit, tapi kami sedang bekerja mencari solusi dan saya yakin akan menemukannya. Semoga bisa dilakukan tahun ini, karena penting untuk membangun dasar musim depan,” ujar Bagnaia, dikutip Radar Jember dari laman Motosan.

Soal GP24 dan Penyesalan

Bagnaia tak menutupinya: ia menyesal tak memilih Ducati Desmosedici GP24.

“Kalau bisa kembali ke belakang, saya pasti pilih GP24. Sensasinya jelas lebih baik, tapi saat itu saya tak mampu mengenali potensi sesungguhnya. Sekarang sudah terlambat, tak ada jalan kembali,” katanya.

Mengenai ide membandingkan GP24 dan GP25 langsung di tes Misano, Bagnaia menepis.

“Untuk apa? Toh tak bisa dipakai dalam balapan. Saya tahu perasaan dengan GP24 lebih baik, jadi saya tak perlu membuktikannya lagi,” ujarnya.

Bagnaia juga menyadari sulitnya situasi karena rekan setimnya, Marc Marquez, langsung tampil fenomenal dengan motor yang sama.

“Marc itu luar biasa, mungkin pembalap terbaik Ducati sejauh ini soal hasil. Padahal kami punya motor yang mirip, tapi reaksinya berbeda. Saat pengereman motornya stabil, motor saya banyak bergerak. Itu yang bikin rumit,” jelasnya.

Menurutnya, keunggulan Marquez terletak pada konsistensi setup.

“Marc masih menggunakan basis konfigurasi tahun lalu, yang lahir dari pengalaman beberapa musim terakhir. Ia memang tipe rider yang semakin sedikit mengubah setup, semakin mudah beradaptasi,” ungkap Bagnaia.

Langkah Kecil atau Perubahan Besar?

Bagnaia mengaku sempat mencoba pendekatan bertahap di awal musim.

Namun, kali ini ia yakin butuh perubahan besar.

“Menurut saya ini momen tepat untuk ambil langkah besar, karena di area inilah kami paling kesulitan mencari solusi. Untungnya kami sudah dapat sedikit kemajuan hari ini, semoga berguna di trek lain,” pungkasnya.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Pecco Bagnaia #GP25 #motogp 2017 #Desmosedici GP24 #balaton park #marc marquez