Radar Jember - Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menegaskan bahwa skuadnya harus tampil lebih cepat dalam gelaran Moto3 San Marino di Sirkuit Misano yang berlangsung mulai Jumat (11/9/2026) hingga Minggu (13/9/2026).
Pada ajang ini, Honda Team Asia tetap mengandalkan duet pembalap muda, Veda Ega Pratama asal Indonesia dan Zen Mitani asal Jepang.
Aoyama berharap persiapan yang lebih matang mampu membuahkan hasil berbeda setelah pencapaian pada seri sebelumnya dinilai belum maksimal.
Baca Juga: Ingin Bangkit di Misano, Bos Honda Minta Veda Tampil Cepat sejak FP 1
Tantangan Karakter Lintas Teknis Misano
Aoyama menilai Misano sebagai lintasan dengan karakter yang sangat teknis. Meski bentang lintasannya relatif pendek, trek ini menyajikan perpaduan tikungan berkecepatan tinggi, sektor sempit, hingga perubahan arah yang sangat dinamis.
“Sekarang kita menuju ke Italia untuk Grand Prix San Marino di sirkuit yang sangat istimewa seperti Misano. Sirkuit ini cukup pendek, tetapi menggabungkan tikungan kecepatan tinggi dengan bagian yang lebih sempit dan banyak perubahan arah, menjadikannya tata letak yang sangat teknis,” ujar Hiroshi Aoyama dalam keterangan resminya, Jumat (11/9/2026).
Karakteristik tersebut diprediksi bakal membuat persaingan lap time berjalan sangat ketat. Tipisnya jarak waktu antarpembalap menjadikan penyempurnaan kecil pada setelan motor berdampak signifikan terhadap posisi di papan klasemen.
“Karena treknya pendek, catatan waktu putaran sangat berdekatan dan perbedaan antar pembalap sangat kecil. Ini berarti bahwa peningkatan kecil sekalipun dapat membuat perbedaan besar dalam posisi,” jelasnya.
Baca Juga: Penuh Percaya Diri di Misano, Rival Veda Ega Pratama Siap Habis-habisan di Moto3 2026
Misi Kebangkitan Honda Team Asia
Aoyama tidak menampik bahwa hasil balapan terakhir yang diraih timnya belum memenuhi ekspektasi. Oleh sebab itu, waktu jeda yang ada dimanfaatkan secara maksimal untuk melakukan evaluasi komprehensif sebelum mengaspal di Misano.
“Balapan terakhir kami bukanlah yang terbaik, jadi kami punya waktu untuk bekerja dan mempersiapkan diri dengan lebih baik. Kami berharap dapat memiliki cerita yang berbeda di Misano dan mencapai hasil yang jauh lebih baik pada hari Minggu,” tuturnya.
Kunci utama yang ditekankan mantan juara dunia tersebut adalah melesat cepat sejak sesi Free Practice 1 (FP1).
Tim teknis dituntut segera menemukan arah pengembangan yang tepat agar Veda Ega dan Mitani dapat membangun pace berkendara secara bertahap hingga balapan utama pada Minggu (13/9/2026).
Baca Juga: Syarat Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Poin Rookie Honda Team Asia: Ubah Gaya Balap!
“Kuncinya adalah memulai dengan cepat dari FP1 dan segera bekerja ke arah yang benar. Kita perlu optimis dan fokus sejak awal akhir pekan,” tegas Aoyama. “Kita akan melihat bagaimana kita dapat membangun kecepatan kita dari sesi pertama dan mudah-mudahan mencapai hasil baik yang kita inginkan,” pungkasnya
Editor : Imron Hidayatullahh