Radar Jember - Pembalap Red Bull KTM Ajo sekaligus rival sengit Veda Ega Pratama, Brian Uriarte, menyambut gelaran Moto3 San Marino 2026 dengan rasa percaya diri tinggi.
Seri yang dihelat di Sirkuit Misano pada 11–13 September 2026 tersebut menyimpan memori manis baginya sejak berkarier di kelas junior.
Trek sepanjang 4,064 kilometer itu menjadi saksi bisu saat Uriarte berhasil mengunci gelar juara musim lalu. Pengalaman historis tersebut membakar motivasinya untuk mengulang kesuksesan pada balapan akhir pekan ini.
Baca Juga: Syarat Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Poin Rookie Honda Team Asia: Ubah Gaya Balap!
“Misano adalah sirkuit yang sangat saya sukai. Saya pernah menangi balapan JuniorGP dan Rookies di sana,” ujar Uriarte, dikutip dari laman resmi Red Bull KTM Ajo. “Saya juga mengunci gelar juara musim kemarin di sana. Oleh karena itu, saya punya kenangan yang begitu indah dengan sirkuit tersebut,” lanjutnya.
Kepercayaan diri Uriarte kian terkatrol usai mengamankan finis kelima pada seri sebelumnya di Moto3 Aragon. Hasil positif itu menjadi bekal berharga untuk berburu podium tertinggi di Misano.
“Hal ini kemudian memberikan motivasi yang besar. Saya datang ke seri kali ini dengan kepercayaan yang menggebu. Oleh karena itu, kami akan habis-habisan,” tegasnya.
Kendati mengantongi catatan apik, Uriarte sadar balapan tidak akan berjalan mudah, terutama terkait potensi perubahan cuaca yang dinamis.
“Sepertinya masalah cuaca akan menjadi tantangan tersendiri. Oleh karenanya, kami harus beradaptasi apa pun kondisinya nanti,” kata Uriarte.
Baca Juga: Rapor Veda Ega Pratama di Sirkuit Misano: Bertekad Bangkit di Moto3 San Marino 2026
Namun, ia meyakini ketangguhan timnya dalam menghadapi berbagai dinamika trek. “Kami kompetitif baik dalam kondisi balapan kering maupun basah. Jadi, kami siap,” imbuhnya.
Senada dengan Uriarte, rekan setimnya, Alvaro Carpe, juga menebar optimisme serupa. Carpe memiliki jejak performa positif di Misano saat mengaspal di ajang Red Bull Rookies Cup, sekaligus membawa bahan evaluasi penting dari seri Aragon.
“Misano adalah sirkuit yang saya punya kenangan indah, khususnya saat masih di Red Bull Rookies Cup,” tutur Carpe.
Meski sempat mengalami kendala teknis pada lap-lap akhir di Aragon, Carpe fokus membenahi manajemen ban demi tampil lebih konsisten di Misano.
“Belakangan, hasil yang kami dapatkan juga cukup baik, salah satunya di Aragon meski kami agak keteteran pada dua putaran terakhir,” ujarnya.
“Kami akan mencoba memoles kekurangan kemarin. Kami bakal berusaha memanajemen ban lebih baik serta lebih kompetitif,” jelasnya.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Dekati Rekor Ai Ogura di Moto3 2026, Cuma Butuh Tambahan 13 Poin!
Carpe pun bertekad menjaga momentum positif tim agar terus berlanjut. “Pada akhirnya, kami harus menjaga tren kerja yang baik ini dan terus maju ke depan,” pungkas Carpe.
Persaingan ketat di Moto3 San Marino 2026 dipastikan berjalan sengit, termasuk menantikan aksi kebangkitan pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang bertekad tebus kegagalan usai finis ke-20 di GP Aragon.
Editor : Imron Hidayatullahh