Marc Marquez Bongkar Strategi Kunci Raih Hasil Sempurna dan Hattrick Kemenangan di GP Aragon 2026

Imron Hidayatullahh • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 14:24 WIB
Selebrasi Marc Marquez di sirkuit Aragon, Minggu (30/8/2026). (instagram/marcmarquez93)
Selebrasi Marc Marquez di sirkuit Aragon, Minggu (30/8/2026). (instagram/marcmarquez93)

Radar Jember - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, membeberkan strategi khusus yang membawanya meraih hasil sempurna sekaligus mencetak hattrick kemenangan dalam tiga musim terakhir di GP Aragon 2026.

Dominasinya diawali pada sesi sprint race, di mana ia melesat tanpa perlawanan hingga menyentuh garis finis dengan keunggulan 1,1 detik. Hasil tersebut menjadi kemenangan sprint ke-20 sepanjang kariernya, rekor tertinggi di antara pembalap aktif saat ini.

Performa impresif The Baby Alien berlanjut pada sesi balapan utama, Minggu (30/8/2026). Marquez kembali melancarkan manuver untuk merebut posisi Marco Bezzecchi di Tikungan 1. Namun, Bezzecchi sempat memotong jalur keluar tikungan sehingga upaya awal Marquez tertahan.

Baca Juga: Sedang Dipantau? Veda Ega Pratama Dibuntuti Marc Marquez si Sirkuit Aragon Spanyol

Memasuki Tikungan 2, Marquez tetap tenang meski perangkat pengatur ketinggian motornya belum kembali ke posisi semula. Kendala tersebut memercikkan api dan membuatnya sedikit melebar.

Pantang menyerah, Marquez terus menekan hingga akhirnya mengamankan posisi terdepan pada lap ke-6 dari total 23 lap. Usai memenangi duel sengit dengan Bezzecchi, ia mulai memperlebar jarak dari Pedro Acosta di lap ke-15.

Kunci keberhasilan Marquez terletak pada keberanian memanfaatkan keunggulannya di Tikungan 1. Usai balapan sprint Sabtu, Marquez mengaku sudah merencanakan manuver overtaking terhadap Bezzecchi sejak sebelum start karena tahu sektor tersebut merupakan celah terbaiknya.

“Ketika saya melihat Marco Bezzecchi memulai dengan umpan yang lemah, satu-satunya kesempatan saya adalah menyerang dari sepak pojok pertama. Itulah yang saya lakukan, itu sudah ada dalam rencana saya. Saya tahu itu adalah sepak pojok di mana saya merasa kuat," ujar Marc, dilansir Radar Jember dari laman Motorsport.

Baca Juga: Tutupi Masalah Ducati? Pengakuan Mengejutkan Marc Marquez Usai Anjlok di MotoGP Inggris: Murni Masalah Fisik dan Cedera!

Kendati disadari berisiko tinggi memicu kecelakaan atau tersingkir lebih awal, Marquez tak ragu mengambil opsi berbahaya tersebut. Begitu berhasil memimpin, ia menilai risiko yang diambil terbayar tuntas. Tugas selanjutnya tinggal menjaga konsistensi ritme dan menghindari kesalahan.

“Saya mencoba memimpin di lap pertama, yang merupakan hal terpenting dalam sprint. Dan dari situ, saya mencoba mengatur kecepatan saya sendiri sampai saya berhasil membangun jarak yang stabil yang bisa saya pertahankan," tambahnya.

Kemenangan ini menegaskan status Marquez sebagai spesialis Sirkuit Aragon dengan koleksi 8 kemenangan. Sebelum balapan utama digelar, ia sempat memberi sinyal akan mengulang pendekatan serupa.

“Tergantung, tetapi tikungan pertama akan kembali penting. Mungkin Marco akan bertahan dengan cara yang sedikit berbeda. Tapi ini adalah tikungan di mana saya merasa kuat. Itu sangat bergantung pada start. Dari titik itu, mari kita lihat, saya akan memahami selama balapan apa yang bisa kita lakukan," katanya.

Sapu bersih di sesi sprint dan main race membuat Marc Marquez melompati Ai Ogura dan Marco Bezzecchi sekaligus di tabel klasemen. Kini ia mantap menduduki peringkat kedua dan hanya terpaut 19 poin dari Jorge Martin. Marquez pun kembali masuk dalam bursa calon kuat juara dunia MotoGP 2026.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
aragon marc marquez motogp aragon ducati MotoGP