Ketimbang Veda Ega Pratama, Hakim Danish Lebih Diperhitungkan Media Eropa! Disebut Rookie Terbaik Moto3 2026

Imron Hidayatullahh • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 15:47 WIB
Hakim Danish (13), rider Moto3 asal Terengganu, Malaysia, diikuti Veda Ega Pratama, rider asal Gunungkidul,Yogyakarta.(instagram/hakimdanish_13)
Hakim Danish (13), rider Moto3 asal Terengganu, Malaysia, diikuti Veda Ega Pratama, rider asal Gunungkidul,Yogyakarta.(instagram/hakimdanish_13)

Radar Jember - Kiprah pembalap muda asal Malaysia, Hakim Danish, dinilai sukses mengusik zona nyaman para rider papan atas pada kompetisi Moto3 2026, meski dirinya berstatus sebagai rookie.

Seri Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone yang menjadi pembuka paruh kedua musim ini bakal menjadi panggung pembuktian lanjutan bagi sang pendatang baru.

Sebagai rookie, andalan tim MT Helmets-MSI tersebut jelas tak bisa dipandang sebelah mata lantaran sudah berhasil mengamankan satu kemenangan.

Baca Juga: Apa yang Terjadi kepada Marc Marquez Jelang MotoGP Inggris? Ngaku Jantungnya Berdetak Lebih Kencang

Danish mencatatkan namanya sebagai salah satu rookie yang sukses menaiki podium tertinggi musim ini, menyamai pencapaian Brian Uriarte dari tim Red Bull KTM Ajo.

Kemenangan spektakuler pembalap asal Terengganu tersebut diraih pada seri Moto3 Ceko 2026 di Sirkuit Brno.

Selain hasil manis itu, Danish juga mencatatkan hasil mentereng pada Moto3 Italia 2026 dengan finis di posisi ketiga.

Berkat raihan dua podium—termasuk satu kemenangan—Danish kini bertengger di peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 86 poin.

Baca Juga: Veda Ega Belum Puas Meski Finis Delapan Besar di Moto3 GP Jerman, Bidik Hasil Lebih Baik

Persaingan Sengit dengan Veda Ega Pratama

Jika dibandingkan dengan rookie asal Indonesia, Veda Ega Pratama, posisi Danish sebenarnya masih kalah satu tingkat hingga akhir paruh pertama musim.

Pembalap andalan Honda Team Asia tersebut berada di urutan keenam klasemen sementara dengan raihan 90 poin.

Veda sendiri tampil tak kalah impresif dalam 11 balapan yang telah dilaluinya dengan mengemas dua podium, yakni pada seri Moto3 Brasil 2026 dan Moto3 Prancis 2026.

Meski pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu unggul secara poin, sorotan media Eropa seperti Speedweek justru lebih tertuju kepada Danish.

Satu kemenangan yang dikantongi Danish menjadi pembeda utama, di mana ia dinilai lebih merepotkan para pembalap papan atas Moto3 2026, khususnya yang berasal dari Spanyol.

Jaringan media berbasis di Jerman milik Red Bull tersebut menilai Danish sebagai rookie paling menonjol.

Potensi Danish bahkan diprediksi mampu mengancam rider-rider kuat asal Negeri Matador seperti Uriarte, Maximo Quiles (Aspar Team), David Almansa (IntactGP), hingga Alvaro Carpe (KTM Ajo).

Baca Juga: Casey Stoner Puji Duet Maut Marc Marquez-Pedro Acosta di Ducati 2027, Tapi Beri Peringatan Keras Ini!

Kehadiran Danish yang tak terduga lewat kemenangan di GP Ceko terbukti sedikit mengusik dominasi para calon penerus Marc Marquez tersebut.

"Hakim Danish: Pembalap rookie Moto3 asal Malaysia ini membuat para pembalap Spanyol yang kuat merasa terganggu," tulis Speedweek.com.

Rahasia Dapur Performa Danish

Tingginya rasa percaya diri Danish tak lepas dari pola latihannya yang mengadopsi metode para pembalap Spanyol.

Dalam berbagai kesempatan, Danish mengaku rutin melahap porsi latihan bersama Valentino Perrone, rider yang membela Red Bull KTM Tech3.

"Selain itu, saya memiliki pelatih dan rekan latihan yang hebat seperti Valentino Perrone. Berlatih bersamanya setiap hari juga sangat membantu saya untuk berkembang," ucap Danish menjelaskan.

Editor : Imron Hidayatullahh
honda team asia moto3 2026 hakim danish veda ega pratama moto3