Bocoran Direktur Aprilia Soal Gabungnya Pecco Bagnaia di MotoGP 2027 hingga Evaluasi Paruh Musim!

Imron Hidayatullahh • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 15:09 WIB
Francesco Bagnaia memperoleh posisi kedua dalam Sprint Race MotoGP Amerika, setelah disalip secara dramatis oleh Jorge Martin. (instagram/ducaticorse)
Francesco Bagnaia memperoleh posisi kedua dalam Sprint Race MotoGP Amerika, setelah disalip secara dramatis oleh Jorge Martin. (instagram/ducaticorse)

Radar Jember – Direktur Teknik Aprilia Racing, Fabiano Sterlacchini, membagikan pandangan serta evaluasinya mengenai performa tim pabrikan Noale tersebut menjelang paruh kedua musim MotoGP.

Selain memaparkan target baru, ia juga menyoroti peningkatan teknis paket motor RS-GP dan dinamika bursa pembalap untuk musim 2027.

Dalam wawancara bersama MotoGP, Sterlacchini menegaskan kepuasannya terhadap progres yang diraih Aprilia sebelum jeda musim panas.

Baca Juga: Jelang Akhir Jeda Musim Panas MotoGP, Valentino Rossi Turun Ke Trek Dampingi Pecco Bagnaia Latihan Malam di Misano

"Ini adalah paruh pertama musim yang luar biasa. Performa kami meningkat pesat sejak akhir tahun lalu, dan awal musim ini menjadi bukti nyata dari pertumbuhan paket motor kami. Bukan cuma soal pengembangan pada motor dan sistem baru, kami juga terus mendorong para pembalap untuk meningkatkan performa mereka.," ujar Sterlacchini.

Sinergi Pembalap dan Pengoptimalan Motor

Mengenai dinamika kerja di dalam tim pabrikan, Sterlacchini menjelaskan pentingnya memadukan keunggulan setiap pembalap demi mengekstrak potensi maksimal motor.

"Salah satu hal krusial di olahraga ini adalah ketika Anda memiliki motor yang bagus, Anda harus mendorong pembalap untuk mengendarainya secara sempurna. Terkadang ada pembalap yang mampu memaksimalkan satu sisi karakteristik motor, tetapi kurang optimal di sisi lain. Begitu pula sebaliknya," tuturnya.

Baca Juga: Sinyal Positif dari Misano: Marco Bezzecchi Beberkan Kondisi Cedera Jelang Comback di MotoGP Inggris 2026

Ia menambahkan bahwa kolaborasi data antar pembalap menjadi kunci utama pertumbuhan Aprilia sepanjang akhir pekan balapan. Kombinasi tersebut dinilai berhasil memberi nilai tambah bagi performa Aprilia di lintasan.

Fokus Evaluasi dan Kelemahan di Seri Barcelona

Meski puas dengan rentetan hasil positif, Sterlacchini enggan cepat berpuas diri. Ia menegaskan seluruh energi tim kini dicurahkan untuk mengidentifikasi area yang masih bisa ditingkatkan.

"Kami sudah bekerja maksimal menekan batas performa proyek ini dan para pembalap. Namun, di dunia balap motor, itu semua tidak pernah cukup. Kami harus terus berkembang," tegasnya.

Memasuki paruh kedua musim, Aprilia dipastikan akan mempertahankan metode kerja yang sudah terbukti efektif, sembari membenahi kelemahan spesifik. Salah satu yang menjadi sorotan adalah performa daya cengkeram ban depan.

"Bukan rahasia lagi jika melihat performa kami tahun ini, kami sempat kesulitan di Barcelona ketika daya cengkeram ban depan berada di batas maksimal. Itu adalah area spesifik yang sedang kami benahi agar tampil lebih solid sepanjang musim," ungkap Sterlacchini.

Baca Juga: Kehilangan Dominasidi MotoGP 2026! Status Konsesi Ducati Resmi Turun ke Peringkat B, Rugi atau Untung?

Sinyal Bergabungnya Pecco Bagnaia di Musim 2027

Menutup perbincangan, Sterlacchini turut mengomentari rumor panas bursa transfer pembalap untuk musim 2027, khususnya terkait kabar merapatnya sang juara dunia tiga kali, Pecco Bagnaia, ke skuad Aprilia.

"Rahasia keberhasilan kami ada pada negosiator terbaik kami, Massimo (Rivola). Dia sangat mahir meyakinkan orang-orang untuk percaya pada proyek ini. Lagi pula, sangat mudah untuk menaruh kepercayaan pada Pecco karena dia adalah juara dunia tiga kali," katanya.

Sterlacchini juga menanggapi dinamika performa Bagnaia yang dinilainya wajar dialami oleh atlet papan atas.

"Saat ini dia mungkin sedang melewati masa sulit, tidak sefantastis periode 2021 hingga 2024. Namun, itu hal yang lumrah di olahraga ini. Yang terpenting adalah menemukan energi baru lewat proyek baru dan mulai menghadapi tantangan berikutnya dalam karier," pungkasnya.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
francesco bagnaia aprilia pecco MotoGP