Veda Ega Pratama Tembus Posisi 6 Klasemen Moto3 Usai GP Jerman, Modal Besar Menuju GP Inggris

Imron Hidayatullahh • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 10:56 WIB
Veda Ega Pratama di Sirkuit Sachsenring, Jerman. (instagram/veda54)
Veda Ega Pratama di Sirkuit Sachsenring, Jerman. (instagram/veda54)

Radar Jember - Laju impresif terus ditunjukkan pembalap muda bakat Indonesia, Veda Ega Pratama, pada musim perdananya di ajang Moto3 2026.

Keberhasilannya mengamankan finis di posisi kedelapan pada seri Moto3 GP Jerman di Sirkuit Sachsenring mendongkrak posisinya naik ke peringkat keenam klasemen sementara dengan raihan total 90 poin.

Tambahan poin ini sekaligus memungut keunggulan Veda atas pesaingnya asal Malaysia, Hakim Danish, yang mengekor di posisi berikutnya dengan 86 poin.

Capaian tersebut menegaskan posisinya sebagai salah satu pembalap Indonesia dengan prestasi paling mengilap di panggung Grand Prix. Mengingat kompetisi masih menyisakan beberapa seri, kans Veda untuk terus merangkak naik di papan klasemen masih sangat terbuka lebar.

Baca Juga: Kehilangan Dominasidi MotoGP 2026! Status Konsesi Ducati Resmi Turun ke Peringkat B, Rugi atau Untung?

Bangkit dari Posisi Ke-13

Perjuangan Veda di GP Jerman terbilang tidak mudah setelah ia harus mengawali balapan dari grid ke-13.

Walau sempat tertinggal pada putaran-putaran awal, rider besutan Honda Team Asia itu mampu menjaga ritme kompetitifnya dan melancarkan deretan manuver apik hingga akhirnya berhasil menembus posisi delapan besar di garis finis.

Suntikan delapan poin dari Sachsenring menjadi modal krusial di tengah sengitnya persaingan Moto3 musim ini.

Sebelum laga utama bergulir, nama Veda sendiri sudah menarik perhatian usai sukses mencatatkan waktu tercepat pada sesi latihan (practice). Pencapaian itu membuktikan kapasitas kecepatannya di salah satu lintasan paling menantang dalam kalender balap.

Baca Juga: Gak Sudi Bagi Ilmu Gratisan Lagi! Casey Stoner Ungkap Alasan Menolak Kembali ke Paddock MotoGP

Peluang Masuk Lima Besar

Melesatnya Veda ke urutan keenam memperbesar peluangnya untuk membidik posisi lima besar dunia, dengan syarat ia mampu menjaga konsistensi di seri-seri mendatang.

Jarak poin dengan para pembalap di atasnya tergolong rapat dan realistis untuk dilampaui jika ia mampu mempertahankan tren positif ini.

Musim 2026 jelas menjadi milestone penting bagi karier Veda. Setelah mencetak sejarah manis sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di Moto3, setiap raihan positif yang ia catatkan semakin mengukuhkan namanya sebagai talenta muda yang diperhitungkan di kancah internasional.

Modal Besar Menuju GP Inggris

Ajang pertarungan berikutnya bakal bergeser ke Sirkuit Silverstone, Inggris. Seri ini menjadi panggung ideal bagi Veda untuk kembali menambah perolehan poin.

Andai sang pembalap asal Gunungkidul ini mampu mereplikasi performa impresifnya seperti di Sachsenring, bukan hal mustahil baginya untuk menembus lima besar klasemen—bahkan ikut memanaskan persaingan di papan atas hingga penutupan musim.

Editor : Imron Hidayatullahh
moto3 2026 moto3 Jerman jerman sirkuit sachsenring veda ega pratama