Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ai Ogura Tuduh Marc Marquez Sembunyikan Hal Ini di Sachsenring, Video Ducati Jelaskan Semuanya!

Imron Hidayatullahh • Kamis, 16 Juli 2026 | 11:30 WIB
Marc Marquez pole position di Sachsenring, Jerman, 2026. (Ducati)
Marc Marquez pole position di Sachsenring, Jerman, 2026. (Ducati)

Radar Jember – Marc Marquez kembali menegaskan dominasinya di Sachsenring setelah resmi memenangi balapan utama MotoGP Jerman dengan keunggulan 1,996 detik atas pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura.

Kemenangan dalam drama 30 lap ini sekaligus menjadi torehan kemenangan kelas premier kesepuluh bagi sang juara bertahan di sirkuit legendaris tersebut.

Namun, di balik kemenangan mulus itu, Ogura curiga sang rival sengaja menyembunyikan kecepatan aslinya.

“Kamu sebenarnya bisa melaju jauh lebih cepat lagi kan, Marc?” tanya Ogura di ruang tunggu sebelum naik ke atas podium.

Baca Juga: Zarco Ceritakan Detik-Detik Kakinya Tersangkut Motor Bagnaia di Kecepatan 300 Km/Jam di Catalunya: Takut Tidak Bisa Jalan Lagi!

Sambil tertawa, Marquez berkelit dengan mengungkit performa impresif pembalap Jepang itu di seri sebelumnya.

“Kita tidak pernah tahu! Sachsenring tetaplah Sachsenring, tapi saat di Belanda kemarin kamu justru jauh lebih cepat dariku,” balas Marquez.

Marquez kemudian membeberkan strategi balapannya kepada rekan setim Ogura, Raul Fernandez, yang finis di posisi ketiga.

Baca Juga: Epic Comeback Veda Ega Pratama di Moto3 Jerman 2026: Sempat Tercecer ke Posisi 16, Sukses Segel Finis Ke-8!

Pembalap berjuluk The Baby Alien ini mengaku sengaja menjaga ritme balapnya secara konstan di angka 1 menit 21,4 detik hingga 1 menit 21,6 detik demi menghemat daya tahan ban.

Masalah Ban Depan dan Keluhan Mendalam Pecco Bagnaia

Dalam unggahan video terbaru di kanal YouTube resmi Inside Ducati, Marquez akhirnya membongkar alasan utama mengapa dirinya sempat memilih untuk menurunkan tempo balapan di paruh pertama.

“Pada awalnya, saya harus sedikit memperlambat motor karena ban depan saya mulai terkikis habis. Namun setelah itu situasi membaik, saya sempat menurunkan kecepatan lalu menekan gas sekencang mungkin sekali lagi,” aku Marquez jujur kepada kru mekaniknya di garasi.

Ketika Marquez asyik melesat di depan tanpa gangguan berarti dari para pembalap Ducati lainnya, sang rekan setim, Francesco 'Pecco' Bagnaia, justru merana di barisan belakang. Pecco finis di posisi keenam setelah terjebak di belakang pembalap Aprilia, Jorge Martin.

Pecco pun tidak bisa menyembunyikan kekesalannya terkait kendala teknis motornya yang tak kunjung usai. Ia menyebut hanya Alex Marquez yang merasakan kendala serupa dengannya sebelum akhirnya tim Gresini berhasil menemukan solusi di Jerez.

Baca Juga: Sachsenring Sakral! Samai Rekor Agostini, Marc Marquez Malah Ngaku Balapan Tanpa Strategi di MotoGP Jerman

“Saya sangat berharap jeda musim panas ini bisa membantu tim Ducati untuk memahami apa yang harus segera diperbaiki pada motor kami,” keluh Pecco frustrasi.

Nasib sial memang menimpa Alex Marquez di sirkuit ini. Setelah tampil mengesankan sebagai runner-up di bawah sang kakak saat sesi Sprint, pembalap Gresini Racing tersebut harus menyudahi balapan utama lebih cepat setelah mengalami kecelakaan fatal saat berada di posisi kedua pada lap ke-9.

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
ai ogura Sachsenring marc marquez MotoGP