Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gokil! MotoGP Marc Marquez Adu Balap dengan Legenda Ini di Atas Dua Roda Jelang Tour de France

Imron Hidayatullahh • Sabtu, 4 Juli 2026 | 08:36 WIB
Marc Marquez di paddock Mugello, MotoGP Italia 2026. (IG/ducaticorse)
Marc Marquez di paddock Mugello, MotoGP Italia 2026. (IG/ducaticorse)

Radar Jember  – Di lintasan sirkuit, Marc Marquez hampir tidak pernah mau mengalah dari siapa pun saat mengendarai motor balapnya.

Namun, ketika harus menjajal jalanan raya bersama Tadej Pogacar hanya dengan mengandalkan kekuatan otot kaki, sang juara bertahan MotoGP tersebut harus mengakui bahwa dirinya berada di posisi yang tidak diuntungkan.

Marquez sendiri bukanlah satu-satunya pembalap di paddock MotoGP yang gemar bersepeda. Nama-nama seperti Cal Crutchlow dan Jorge Martin juga dikenal sebagai pesepeda ulung di sela-sela kesibukan balap mereka.

Baca Juga: Kejutan MotoGP 2027: Gresini Resmi Lepas Alex Marquez dan Fermin Aldeguer Sekaligus, Siapa Penggantinya?

Bahkan, pembalap penguji HRC, Aleix Espargaro, sampai menandatangani kontrak resmi dengan tim balap sepeda profesional Lidl-Trek setelah memutuskan pensiun penuh dari MotoGP.

Aksi bersepeda bersama antara Marquez dan Pogacar ini sejatinya merupakan bagian dari kampanye publikasi untuk Insta360.

Perusahaan kamera aksi tersebut kebetulan menjadi sponsor pribadi Marc Marquez sekaligus sponsor bagi tim sepeda Pogacar, UAE Team Emirates XRG.

Momen langka ini pun dimanfaatkan untuk memasang kamera aksi di sepeda masing-masing guna merekam video konten media sosial yang menarik.

Pemilihan waktu kolaborasi ini juga bukan tanpa alasan. Pasalnya, ajang balap sepeda paling bergengsi di dunia, Tour de France, akan segera menggelar etape pembuka (Grand Depart) di Barcelona pada hari Sabtu (4 Juli).

Baca Juga: Revolusi Total MotoGP 2027: Peta Transfer Pembalap Teranyar dan Rumor Panas para Juara Dunia

Pogacar sendiri merupakan kolektor empat gelar juara Tour de France, termasuk menyapu bersih kemenangan di dua edisi terakhir.

Pembalap asal Slovenia tersebut kini sejajar dengan deretan pesepeda terbaik sepanjang masa berkat prestasinya yang luar biasa, tidak hanya di ajang grand tour tetapi juga di balapan klasik satu hari dengan catatan 13 kemenangan dari 24 kali penampilan.

Prestasi fenomenalnya yang lain adalah keberhasilan mengawinkan gelar Tour de France dan juara dunia balap sepeda jalan raya di tahun yang sama selama dua musim berturut-turut (2024 dan 2025). Memasuki kompetisi musim 2026, Pogacar jelas kembali menjadi salah satu kandidat kuat juara.

Kendati demikian, rival terberatnya asal Denmark, Jonas Vingegaard, menatap balapan ini dengan modal mentereng setelah baru saja merengkuh trofi kemenangan perdana dalam kariernya di Giro d'Italia pada akhir Mei lalu.

Kemenangan Vingegaard di Giro membuat dirinya kini mengoleksi gelar juara di tiga kompetisi grand tour berbeda—sebuah pencapaian yang belum bisa disamai oleh Pogacar karena dirinya masih kekurangan trofi juara di Vuelta de Espana.

Menariknya, dominasi Pogacar dan Vingegaard begitu kental dalam lima edisi terakhir Tour de France, di mana keduanya selalu finis di posisi satu dan dua secara bergantian (Pogacar juara pada 2021, 2024, dan 2025, sementara Vingegaard merebutnya pada 2022 dan 2023).

Baca Juga: De Javu Marc Marquez vs Valentino Rossi! Diggia Kena Penalti Dorong Lawan ke Area Gravel Sirkuit Assen di MotoGP Belanda

Maka tidak heran, saat bersepeda berdampingan dengan Pogacar, Marquez terlihat cukup kepayahan mengimbangi ritme rekannya tersebut—sebuah pemandangan yang sangat langka terjadi pada sang pembalap Spanyol.

Misi Marquez Mengejar Jorge Martin di Sachsenring

Setelah agenda seru ini, pembalap andalan Ducati Lenovo Team tersebut harus langsung mengalihkan fokusnya ke Jerman dalam sepekan ke depan.

Ia akan menuju ke Sirkuit Sachsenring, lintasan paling sukses dalam kariernya dengan catatan 9 kemenangan di kelas MotoGP dan total 12 kemenangan di semua kelas Grand Prix. Misi utamanya kali ini adalah memangkas defisit 40 poin dari sang pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin.

Jika Marquez mampu menghapus selisih poin tersebut hingga akhir musim nanti dan keluar sebagai juara dunia MotoGP untuk kedelapan kalinya, ia akan menyamai rekor legenda Giacomo Agostini dalam hal koleksi gelar juara di kelas premier.

Tak hanya itu, raihan tersebut juga akan membuatnya melewati rekor total gelar juara dunia milik rival bebuyutannya, Valentino Rossi, di semua kategori.

Terlepas dari urusan strategi pemasaran produk atau bukan, pertemuan antara Marc Marquez dan Tadej Pogacar ini merupakan sebuah momen mahal yang mempertemukan dua manusia tercepat dan terhebat yang pernah berkompetisi di atas kendaraan roda dua.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#tour de france #marc marquez #MotoGP