Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Valentino Rossi Angkat Bicara Soal Aksi Marco Bezzecchi Pukul Marshal di MotoGP Ceko: Sanksinya Kelewatan!

Imron Hidayatullahh • Senin, 22 Juni 2026 | 17:05 WIB
Valentino Rossi buka suara terkait sanksi race ban yang diterima anak didiknya, Marco Bezzecchi, buntut insiden dengan marshal di Sirkuit Brno. (Instagram/valeyellow46)
Valentino Rossi buka suara terkait sanksi race ban yang diterima anak didiknya, Marco Bezzecchi, buntut insiden dengan marshal di Sirkuit Brno. (Instagram/valeyellow46)

Radar Jember – Aksi kekerasan terhitung sangat jarang terjadi di panggung Kejuaraan Dunia MotoGP, dan insiden seperti ini tentu bukan sesuatu yang patut dirayakan.

Dalam sesi balapan sebelumnya, Marco Bezzecchi mengalami kecelakaan di sesi Sprint Race. Namun, di tengah proses evakuasi oleh petugas trek, pembalap Italia itu tersulut emosi hingga melakukan tindakan fisik terhadap salah satu marshal.

Akibatnya, sang pemuncak klasemen sementara tersebut dijatuhi sanksi berat berupa larangan tampil di sisa rangkaian MotoGP Ceko.

Baca Juga: Update Klasemen Moto3 2026! Veda Ega Pratama Peringkat 6, Hakim Danish Menempel Ketat di Posisi 7

Insiden memicu reaksi keras dari berbagai tokoh di lingkaran terdekat Bezzecchi, termasuk sang mentor, Valentino Rossi.

Rekan senegaranya sekaligus sesama anggota VR46 Academy, Pecco Bagnaia, turut memberikan pandangannya. Sebagai sesama pembalap, ia memahami betul gejolak emosi di atas lintasan.

“Saya tidak ingin terlalu masuk ke dalam masalah ini. Saya kenal Bezzecchi sangat baik. Saya tahu persis apa yang dialami seorang pembalap ketika terjatuh dan dalam situasi seperti kemarin Anda bisa menjadi sangat gugup. Saya tidak membenarkan tindakannya, tetapi tidak mengizinkannya ikut balapan rasanya agak terlalu keras,” nilai pembalap Ducati Lenovo tersebut.

Sorotan Marc Marquez dan Pembelaan Pihak Aprilia

Marc Marquez juga tak luput dimintai komentar mengenai insiden panas yang terjadi pada hari Sabtu (20/6) tersebut.

Baca Juga: Dihukum Penalti 12 Grid, Ini Rahasia Cerdas Veda Ega Pratama Amankan Poin Krusial Klasemen Moto3 di Sirkuit Brno!

Juara dunia delapan kali itu memilih bijak dan menyoroti faktor usia serta tekanan mental yang dialami para pembalap muda.

“Saya tidak akan memberikan komentar lebih jauh karena masalah ini sudah menjadi sangat besar di media sosial. Hal seperti itu bisa saja terjadi. Kami masih muda dan kami belajar di depan jutaan pasang mata,” respons Marc Marquez.

“Di sana, dengan adrenalin yang begitu tinggi dan frustrasi akibat kecelakaan, dia telah belajar dari kesalahannya, dan itu saja. Sebagian besar dari kami berusia antara 20 dan 30 tahun dan masih memiliki banyak hal untuk dipelajari,” urai pembalap asal Spanyol tersebut.

Di sisi lain, Massimo Rivola selaku CEO Aprilia Racing terpaksa harus turun tangan memberikan penjelasan resmi melalui saluran Sky Sports terkait aksi tidak terpuji pembalapnya.

Manajemen Aprilia mengaku langsung melayangkan banding tak lama setelah sanksi dijatuhkan.

“Kami juga meminta maaf kepada marshal dan menerima sanksi tersebut. Kami tidak bisa menoleransi perilaku seperti itu. Kemarin kami mengajukan banding karena sanksi tersebut menurut kami tidak proporsional dengan tindakan yang dilakukan,” kata Rivola.

Baca Juga: Buka Suara Usai Dipukul Dua Kali oleh Marco Bezzecchi di MotoGP Ceko, Sang Marshal: Dia Stres!

“Di masa lalu pernah ada tindakan serupa, tetapi lebih ringan, dengan sanksi yang hampir tidak ada; kami tahu bahwa sekarang inilah garis tindakan yang diikuti dan kami beradaptasi dengan sukarela,” jelas Rivola yang merasa hukuman tersebut tidak adil.

Kekecewaan Sang Mentor, Valentino Rossi

Namun, jika ada satu sosok paling penting yang pernyataannya paling dinantikan di Brno terkait isu kontroversial ini, orang itu tidak lain adalah Valentino Rossi. Sang legenda yang juga mentor spiritual Marco Bezzecchi akhirnya angkat suara.

Sembari menyelaraskan opininya dengan Massimo Rivola, Rossi mengaku terkejut dengan ketegasan pihak steward yang melarang anak didiknya itu untuk balapan.

“Saya pikir Marco melakukan kesalahan, tetapi, sejujurnya, saya tidak menduga kalau dia sampai tidak boleh balapan. Namun, begitulah kenyataannya,” aku Rossi secara jujur.

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Bezzecchi tampar marshal #marc marquez #Marco Bezzecchi #valentino rossi #MotoGP