Radar Jember – Ladislav, marshal sirkuit yang menjadi korban pemukulan oleh Marco Bezzecchi akhirnya buka suara ke publik.
Insiden pemukulan itu terjadi setelah pembalap Italia itu terjatuh dalam sesi Sprint Race MotoGP Ceko di Sirkuit Brno.
Akibat aksi emosionalnya tersebut, Bezzecchi langsung diganjar sanksi berat berupa skorsing dari sisa seluruh rangkaian balapan di GP Ceko.
Pembalap tim Aprilia itu terbukti memukul Ladislav yang saat itu tengah berupaya mengevakuasi motornya pasca-insiden kecelakaan di Tikungan 3 pada lap kedua terakhir sesi Sprint.
Tak ayal, pasca-balapan Sprint, insiden pemukulan itu justru lebih tersorot ketimbang hasil balapannya sendiri.
Hal ini tak hanya berdampak besar bagi karier Bezzecchi, melainkan juga berimbas psikologis pada Ladislav.
Sebagai orang biasa, ia mengaku sama sekali tidak terbiasa menjadi pusat perhatian global.
“Saya baik-baik saja,” ujar Ladislav saat diwawancarai oleh TNT Sports pada Minggu pagi (21/6/2026).
“Maksud saya, saat momen itu terjadi saya sangat terkejut, dan malam harinya ketika video itu viral dan dilihat oleh semua penggemar di seluruh dunia, saya merasa sangat terpukul karena ini adalah hal yang benar-benar baru bagi saya,” jawab Ladislav jujur.
Murni Kesalahpahaman di Atas Lintasan
Kendati menjadi korban kekerasan, Ladislav dengan besar hati mengaku sangat memahami tingkat stres tinggi yang dialami Bezzecchi saat itu.
Menurutnya, insiden tersebut murni dipicu oleh kesalahpahaman teknis saat evakuasi motor.
“Dia pasti sedang stres, dan saya memahami situasinya: dia kecelakaan,” tuturnya.
“Jadi, saya melakukan pekerjaan saya, saya mendatangi motor tersebut dan mendirikannya. Saya menekan tuas kopling dan mencoba mengangkatnya karena mesinnya masih menyala dan motor mulai berjalan,” sambung Ladislav.
“Jadi saya ingin menurunkannya lagi tetapi mesinnya malah menggerung keras. Dia mungkin mengira saya sengaja melakukannya, (padahal, Red) itu murni kecelakaan. Lalu, semua orang melihat apa yang terjadi kemudian,” urai Ladislav menjelaskan kronologi kejadian.
Menyusul insiden itu, Marco Bezzecchi telah merilis pernyataan maaf secara terbuka kepada publik pada Minggu pagi.
Tak hanya itu, pembalap asal Italia tersebut juga mendatangi Ladislav secara langsung di paddock untuk meminta maaf secara personal.
Langkah ksatria Bezzecchi tersebut langsung disambut hangat oleh Ladislav yang memilih untuk melupakan insiden tersebut dan mendoakan yang terbaik bagi sang pembalap.
“Saya sudah melihat (pernyataan maaf di media, Red) itu, dan dia baru saja menemui saya serta meminta maaf secara langsung secara personal. Saya memahaminya dan saya mendoakan yang terbaik untuknya. Sangat penting bagi saya bahwa dia telah meminta maaf,” pungkas Ladislav.
Sebelumnya, viral potongan video yang menampilkan Marco Bezzecchi menampar marshal yang mengevakuasi motornya pasca-crash di Sprint Race MotoGP Ceko, Sabtu (20/6/2026).
Bahkan, Bezzechi terlihat dua kali melayangkan tamparan kepada marshal yang belakangan diketahui bernama Ladislav tersebut.
Tindakan itu pun menuai banyak kecaman dari publik media sosial.
Editor : Imron Hidayatullahh