Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

BREAKING: Brian Uriarte Didiskualifikasi dari GP Catalunya, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 4 Dunia dan Rebut Kembali Takhta Rookie Terbaik!

Imron Hidayatullahh • Kamis, 4 Juni 2026 | 19:15 WIB
Veda Ega Pratama, rider tim Honda Asia, di Moto3 Catalunya, Barcelona. (HRC)
Veda Ega Pratama, rider tim Honda Asia, di Moto3 Catalunya, Barcelona. (HRC)

Radar Jember – Kabar mengejutkan datang dari kelanjutan Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2026.

Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, mendapatkan berkah regulasi setelah rival terdekatnya, Brian Uriarte, resmi dijatuhi sanksi diskualifikasi dari hasil balapan Grand Prix Catalunya 2026.

Keputusan berat ini berdampak masif pada peta persaingan, di mana posisi Veda di tabel klasemen dunia langsung melesat tajam.

Sanksi diskualifikasi tersebut dijatuhkan setelah motor milik Uriarte kedapatan menggunakan pelumas atau oli ilegal yang menyalahi aturan saat sesi kualifikasi.

Baca Juga: Hanya Kalah Tipis dari Uriarte, Peluang Veda Ega Pratama Sabet Gelar Rookie of The Year Moto3 2026 Masih Terbuka Lebar!

Berdasarkan regulasi teknis Moto3 yang berlaku ketat, seluruh kontestan diwajibkan untuk menggunakan pelumas dari penyuplai tunggal resmi yang telah ditunjuk kejuaraan, yakni Repsol.

Kronologi Pengecekan Sampel Pelumas Ilegal dan Pembatalan Hasil Balapan

Dilansir dari laman Crash pada Kamis (4/6/2026), pengawas balapan (FIM Stewards) memang memiliki otoritas penuh untuk mengambil sampel bahan bakar atau pelumas secara acak kapan pun mereka mau dari motor peserta.

Dalam prosedur acak ini, motor tunggangan Uriarte terpilih untuk menjalani pemeriksaan teknis laboratorium.

Rider andalan tim Red Bull KTM Ajo tersebut kemudian dipanggil oleh pengawas balapan di sela-sela pekan balap Moto3 Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Autodromo Internazionale del Mugello, Scarperia e San Piero, pekan lalu.

Baca Juga: Misi Veda Ega Pratama Taklukan Trek Asing Balaton Park: Ini Jadwal Lengkap Moto3 Hungaria

Pembalap asal Spanyol ini kemudian memilih opsi untuk melakukan analisis terhadap sampel kedua (Sampel B).

Namun sial bagi Uriarte, hasil tes laboratorium tersebut justru memperkuat temuan pelanggaran awal pada Sampel A.

Alhasil, dalam sidang resmi yang digelar di Sirkuit Balaton Park, Balatonfokajar, Hungaria, pada Kamis (4/6/2026) pagi WIB, pengawas balapan mengetok palu untuk mendiskualifikasi Uriarte dari seluruh hasil kualifikasi dan balapan utama GP Catalunya.

Padahal, pada seri tersebut Uriarte tampil impresif dengan mengamankan posisi start ketiga saat kualifikasi dan berhasil menyentuh garis finis di urutan keempat pada balapan hari Minggu, 17 Mei 2026 sore WIB.

Baca Juga: Misi Veda Ega Pratama Taklukan Trek Asing Balaton Park: Ini Jadwal Lengkap Moto3 Hungaria

Melalui keputusan mutakhir ini, kedua capaian tersebut kini resmi dianulir dan dihapus dari catatan sejarah.

Uraian Lonjakan Poin Veda Ega Pratama dan Terlemparnya Posisi Uriarte

Pembatalan hasil balapan Uriarte langsung membawa dampak positif bagi rapor performa Veda Ega Pratama.

Pembalap andalan Honda Team Asia tersebut secara otomatis berhak naik satu peringkat ke urutan ketujuh untuk hasil akhir balapan di Catalunya, di mana Veda awalnya menyentuh garis finis di posisi kedelapan.

Konsekuensi dari perubahan tersebut membuat Veda mendapat suntikan berkah berupa tambahan 1 poin berharga di tabel klasemen.

Baca Juga: Akankah Veda Ega Pratama Diuntungkan? Hakim Danish Terancam Sanksi Buntut Insidenn dengan Maximo Quiles

Sebaliknya, Brian Uriarte harus menerima kenyataan pahit kehilangan 13 poin yang didapatnya dari Catalunya akibat pembatalan hasil lomba.

Pergeseran angka ini mengubah drastis konformasi klasemen sementara Moto3 2026. Veda Ega Pratama kini melesat naik ke peringkat keempat dunia dengan mengemas total 67 poin.

Sementara itu, Uriarte yang sebelumnya bertengger kokoh di posisi tersebut, harus rela terlempar jauh ke tangga kedelapan klasemen dengan koleksi yang merosot menjadi 54 poin.

Tak hanya mendongkrak posisi di klasemen umum, tambahan poin cuma-cuma ini sekaligus mengantarkan Veda Ega Pratama kembali merebut predikat sebagai Rookie (pembalap pemula) terbaik nomor satu di Moto3 2026, menggeser Uriarte yang kini terdepak dari status penguasa klasemen debutan.

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#rookie of the year #veda pratama pimpin kalsemen rookie #Brian Uriarte #veda ega pratama #moto3