Radar Jember – Kiprah pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, di panggung Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2026 kian mendapatkan atensi besar.
Meskipun baru saja melakoni akhir pekan yang penuh dinamika dan tantangan berat pada seri Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello, rider besutan Honda Team Asia ini terbukti masih mampu mempertahankan posisinya di jajaran elite lima besar klasemen sementara pembalap dunia.
Memulai jalannya balapan dari baris keempat atau posisi start ke-12, pembalap berbakat asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut memperlihatkan mental bertarung yang luar biasa.
Veda sempat terlibat aksi saling dongkrak kecepatan yang sengit di kelompok depan sebelum akhirnya berhasil menyentuh garis finis di urutan kedelapan.
Tambahan delapan poin krusial dari Mugello ini membuat total pundi-pundi poin Veda kini menyentuh angka 66 poin, posisi yang menempatkannya kokoh di peringkat kelima klasemen dunia setelah melewati tujuh seri balapan di musim debutnya.
Persaingan Sengit Perebutan Takhta Rookie Terbaik Menuju GP Hungaria
Kendati mencatatkan hasil finis yang impresif, ketatnya persaingan di sirkuit legendaris Italia tersebut memaksa Veda harus rela menyerahkan takhta puncak klasemen Rookie (pembalap pendatang baru) terbaik kepada rival terdekatnya, Brian Uriarte.
Uriarte, yang bernaung di bawah bendera Red Bull KTM Ajo, sukses melesat ke posisi puncak klasemen pemula dengan mengemas 67 poin usai keluar sebagai pemenang di Moto3 Italia.
Meski posisi puncak klasemen debutan yang sebelumnya dikuasai Veda berhasil digeser, peluang pembalap berusia 17 tahun itu untuk menyabet gelar Rookie of the Year masih terbuka sangat lebar mengingat keduanya kini hanya terpaut margin super tipis, yakni satu poin saja.
Di bawah dominasi Uriarte dan Veda yang saling sikut di posisi dua teratas klasemen rookie, peringkat ketiga ditempati oleh pembalap Aeon Credit-MT Helmets-MSi, Hakim Danish, yang sejauh ini mengoleksi 43 poin.
Peringkat berikutnya diikuti oleh Casey O'Gorman dari Sic58 Squadra Corse dengan raihan 22 poin, unggul tipis satu angka dari pembalap Red Bull KTM Tech3, Rico Salmela, yang mengantongi 21 poin.
Sementara itu, posisi enam hingga delapan masing-masing diisi oleh Jesus Rios (Rivacold Snipers Team) dengan 14 poin, Leo Rammerstorfer (Sic58 Squadra Corse) dengan 2 poin, serta rekan setim Veda di Honda Team Asia, Zen Mitani, yang masih tertahan dengan raihan 0 poin.
Menyadari ketatnya persaingan di musim perdananya ini, Veda mengakui bahwa seri Mugello memberikan pelajaran teknis yang tidak mudah bagi perkembangannya di atas motor.
Baca Juga: Sempat Duel di Mugello: Hakim Danish Raih Podium, Veda Ega Pratama Finish Ke-8 di Moto3 Italia 2026
Namun, tekadnya untuk kembali mengibarkan bendera Merah Putih di podium pada seri berikutnya tetap membara.
"Ini akhir pekan yang sulit, tetapi kami akan terus melangkah maju. Terima kasih tim! Selanjutnya Hungaria," tegas Veda lewat unggahan emosional di akun media sosial pribadinya, optimistis menyongsong seri balapan selanjutnya di Hungaria.
Editor : Imron Hidayatullahh