Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kudeta di Mugello: Veda Ega Pratama Digeser Brian Uriarte dalam Perebutan Puncak Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026

Imron Hidayatullahh • Senin, 1 Juni 2026 | 18:17 WIB
Veda Ega Pratama di Jerez, GP Spanyol, (Instagram/veda_54)
Veda Ega Pratama di Jerez, GP Spanyol, (Instagram/veda_54)

Radar Jember – Peta persaingan perebutan gelar pembalap pendatang baru terbaik alias Rookie of The Year Moto3 2026 bergejolak hebat.

Kemenangan dramatis yang dipetik oleh Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) dalam gelaran Grand Prix Italia pada Minggu (31/5/2026) menjadi pemicu utama pergeseran takhta tersebut.

Rider muda berbakat asal Spanyol itu kini sukses menggeser posisi pembalap andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, sebagai pengumpul poin terbanyak di jajaran rookie dengan mengemas total 67 angka.

Keberhasilan di Sirkuit Mugello ini menjadi pembuktian sahih bagi Brian Uriarte atas statusnya sebagai jawara Red Bull Rookies Cup 2025.

Baca Juga: Sempat Duel di Mugello: Hakim Danish Raih Podium, Veda Ega Pratama Finish Ke-8 di Moto3 Italia 2026

Penunggang motor dengan nomor ikonik 51 tersebut tampil impresif untuk merebut podium tertinggi, mengungguli rekan setimnya Alvaro Carpe di Red Bull KTM Ajo, serta rider asal Malaysia, Hakim Danish, yang melengkapi zona tiga besar.

Kondisi kontras justru harus dialami oleh Veda Ega Pratama. Sang runner-up Rookies Cup musim lalu itu gagal mengimbangi laju Uriarte dan harus puas menyentuh garis finis di posisi kedelapan (P8).

Pembalap binaan Astra Honda Motor ini terpaut jarak 1,081 detik dari Uriarte, sekaligus finis tipis 0,012 detik di belakang rider veteran David Munoz yang menyegel tempat ketujuh.

Baca Juga: Aksi Hebat Veda Ega, Sempat Tertinggal Posisi 16, Finish di P8

Overtake Ajaib di Lap Terakhir Ubah Peta Kompetisi

Sebelum bendera start GP Italia dikibarkan, Veda Ega sebenarnya masih kokoh bertengger di puncak klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 dengan modal 58 angka.

Namun, kalkulasi poin sontak berubah drastis setelah balapan sengit di Mugello tuntas digelar.

Keberhasilan Uriarte mengamankan podium pertama membuatnya berhak atas tambahan 25 poin penuh.

Sementara, Veda yang finis di urutan kedelapan hanya mampu membawa pulang tambahan 8 angka.

Sebagai catatan, grid Moto3 musim 2026 diramaikan oleh delapan pembalap berstatus rookie.

Mereka adalah Veda Ega Pratama (Honda Team Asia), Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo), Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3), Casey O'Gorman (Sic58 Squadra Corse), Hakim Danish (Aeon Credit – MT Helmets – MSi), Jesus Rios (Rivacold Snipers Team), Leo Rammerstorfer (Sic58 Squadra Corse), dan Zen Mitani (Honda Team Asia).

Baca Juga: Pecahkan Rekor Veda Ega! Pembalap Sleman Kiandra Ramadhipa Langsung Sabet Podium di Seri Perdana Moto3 Junior 2026!

Di antara delapan nama debutan ini, benua Asia diwakili oleh tiga talenta muda, yakni Veda dari Indonesia, Hakim Danish asal Malaysia, dan Zen Mitani dari Jepang.

Hingga seri keenam yang berlangsung di Catalunya, Veda Ega merupakan pembalap muka baru yang paling bersinar dengan torehan 58 poin, dibayangi oleh Brian Uriarte dengan 42 angka, serta Hakim Danish yang mengoleksi 27 poin.

Skenario tersebut buyar ketika Uriarte melancarkan aksi overtake krusial di lap pamungkas Mugello untuk mengklaim kemenangan perdananya musim ini.

Rider Spanyol itu menyentuh finis dengan keunggulan 0,418 detik dari Alvaro Carpe dan memimpin 0,456 detik atas Hakim Danish.

Baca Juga: Ungguli Veda di Catalunya, Legenda MotoGP Malaysia Minta Hakim Danish Tetap Fokus Kejar Poin di Moto3 Italia 2026

Persaingan Sengit Menuju Mahkota Debutan Terbaik

Berkat tambahan 25 poin dari sirkuit legendaris Italia tersebut, akumulasi poin Brian Uriarte kini menyentuh angka 67 dari tujuh seri yang telah diperlombakan.

Jumlah itu sudah lebih dari cukup untuk mengantarkannya naik ke pucuk pimpinan klasemen sementara.

Di sisi lain, Veda Ega yang hanya memetik 8 poin pelipur lara kini harus rela turun ke peringkat kedua dengan total koleksi 66 poin, hanya berselisih tipis 1 angka dari sang rival utama.

Selain kehilangan takhta tertinggi, posisi Veda Ega kini juga mulai diintai oleh kebangkitan Hakim Danish.

Pembalap muda Malaysia tersebut sukses mengamankan 16 poin berharga berkat finis podium di Mugello, sebuah raihan dua kali lipat dari apa yang didapatkan Veda.

Danish kini menempati peringkat ketiga dengan total perolehan 43 poin.

Baca Juga: Adaptasi Kilat di Atas Rata-Rata, Veda Ega Pratama Mulai Disandingkan dengan Rider Jepang Ai Ogura

Meskipun masih tertinggal 23 angka di belakang Veda, ancaman dari Danish tetap wajib diwaspadai mengingat kalender balap musim ini masih menyisakan 15 seri, di mana segala kemungkinan masih bisa terjadi di lintasan.

Sementara itu, nasib kurang beruntung harus dialami oleh Casey O'Gorman dan Rico Salmela di GP Italia.

Kedua pembalap ini terpaksa menyudahi balapan lebih awal tanpa membawa pulang poin akibat gagal finis (Crash/DNF).

Hasil minor ini membuat pundi-pundi poin O'Gorman tertahan di angka 22 (peringkat keempat), disusul Salmela yang stagnan dengan 21 poin (peringkat kelima).

Sinyal positif justru diperlihatkan oleh Jesus Rios yang berhasil menembus posisi 10 besar pada balapan kali ini.

Tambahan 6 angka mendongkrak koleksi totalnya menjadi 14 poin untuk mengamankan peringkat keenam, meski belum cukup kuat untuk mengusik dominasi penghuni lima besar.

Di papan bawah klasemen, Leo Rammerstorfer dan Zen Mitani bernasib kurang beruntung.

Walaupun sukses menyelesaikan balapan hingga garis finis, mereka masing-masing hanya mampu menyudahi lomba di posisi ke-22 dan ke-23, sehingga harus rela pulang dari Italia dengan tangan hampa tanpa tambahan satu poin pun.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Veda Ega Pratama digeser Brian Uriarte #veda ega pratama #mugello #moto3