Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sempat Duel di Mugello: Hakim Danish Raih Podium, Veda Ega Pratama Finish Ke-8 di Moto3 Italia 2026

Imron Hidayatullahh • Minggu, 31 Mei 2026 | 17:13 WIB
Hakim Danish (13), rider Moto3 asal Terengganu, Malaysia, diikuti Veda Ega Pratama, rider asal Gunungkidul,Yogyakarta, di sirkuit de Barcelona, Catalunya. (instagram/hakimdanish_13)
Hakim Danish (13), rider Moto3 asal Terengganu, Malaysia, diikuti Veda Ega Pratama, rider asal Gunungkidul,Yogyakarta. (instagram/hakimdanish_13)

Radar Jember – Balapan Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello pada Minggu (31/5/2026) menyajikan tensi tinggi sejak lampu start padam hingga menyentuh garis finis.

Dalam balapan yang diwarnai persaingan super ketat tersebut, rider Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, sukses keluar sebagai pemenang, disusul Alvaro Carpe di posisi kedua.

Pembalap muda Malaysia, Hakim Danish, yang berhasil mengamankan podium ketiga setelah terlibat duel sengit melawan rider kebanggaan tanah air, Veda Ega Pratama.

Baca Juga: Pecahkan Rekor Veda Ega! Pembalap Sleman Kiandra Ramadhipa Langsung Sabet Podium di Seri Perdana Moto3 Junior 2026!

Adu kecepatan di Mugello kali ini berlangsung sangat dinamis dan cenderung chaos.

Sepanjang 17 putaran, hampir seluruh pembalap saling bergerombol dalam satu kelompok besar, memicu aksi saling salip yang ekstrem di setiap tikungan dan trek lurus sirkuit legendaris Italia tersebut.

Fluktuasi Posisi Veda Ega dan Dominasi Awal Maximo Quiles

Rider andalan Honda Team Asia asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, sejatinya mengawali balapan dengan sangat menjanjikan.

Memulai start dari grid ke-13, Veda langsung melakukan akselerasi cepat dan sempat merangsek naik ke urutan ke-6 pada awal putaran.

Baca Juga: Ungguli Veda di Catalunya, Legenda MotoGP Malaysia Minta Hakim Danish Tetap Fokus Kejar Poin di Moto3 Italia 2026

Kendati demikian, ketatnya kepungan rival membuat posisinya sempat melorot jauh hingga ke urutan 16.

Sementara itu di barisan depan, Maximo Quiles sempat memimpin jalannya balapan dalam durasi yang cukup lama.

Rider Aspar Team tersebut dikawal ketat oleh Adrian Fernandez dan Hakim Danish di belakangnya.

Danish, yang membela panji MT Helmets-MSI, mempertontonkan performa yang sangat konsisten untuk terus bertahan di grup elite terdepan.

Ketegangan di Sektor Akhir Menjelang Garis Finis

Memasuki lap ke-11, konstelasi persaingan di lintasan mulai berubah total. Sejumlah pembalap mulai memacu motor mereka secara maksimal demi merangsek ke zona atas.

Momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh Veda Ega yang perlahan tapi pasti berhasil menyusul kembali ke rombongan 10 besar saat balapan menyisakan lima putaran lagi.

Ketangguhan Veda kian teruji pada lap ke-15, di mana ia sempat menyodok hingga ke posisi ke-4, memanfaatkan celah dari Maximo Quiles yang kehilangan posisi pemimpin balapan akibat melebar di tikungan.

Baca Juga: Adaptasi Kilat di Atas Rata-Rata, Veda Ega Pratama Mulai Disandingkan dengan Rider Jepang Ai Ogura

Tensi antar-pembalap Asia Tenggara pun memuncak ketika Veda sempat berhasil melakukan manuver overtake terhadap Hakim Danish.

Sebelum akhirnya pembalap Malaysia tersebut mampu membalas dan merebut kembali posisinya di lap-lap akhir.

Sengitnya aksi saling salip di rombongan depan membuat penentuan pemenang harus ditentukan hingga meter-meter terakhir menjelang garis finis.

Brian Uriarte akhirnya berhasil mengunci podium tertinggi, ditempel ketat oleh Alvaro Carpe di posisi runner-up, dan Hakim Danish yang melengkapi tangga podium ketiga.

Di sisi lain, Veda Ega Pratama harus puas mengakhiri perjuangan spartan ini dengan finis di urutan ke-8.

Meski gagal menembus podium, hasil ini membuat pembalap muda Indonesia tersebut sukses menjaga tren positifnya untuk selalu finis di zona 10 besar sepanjang kalender Moto3 musim ini.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Brian Uriarte #hakim danish #veda ega pratama #mugello #moto3