Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ungguli Veda di Catalunya, Legenda MotoGP Malaysia Minta Hakim Danish Tetap Fokus Kejar Poin di Moto3 Italia 2026

Imron Hidayatullahh • Kamis, 28 Mei 2026 | 19:14 WIB
Hakim Danish, rider asal Terengganu, Malaysia, bersama sang mentor yang juga mantan rider MotoGP asal negeri jiran, Zukfahmi Khairuddin. (IG/hakimdanish_13)
Hakim Danish, rider asal Terengganu, Malaysia, bersama sang mentor yang juga mantan rider MotoGP asal negeri jiran, Zukfahmi Khairuddin. (IG/hakimdanish_13)

Radar Jember – Aura positif tengah menyelimuti pembalap muda Malaysia, Hakim Danish, menjelang bergulirnya seri ketujuh Moto3 Italia 2026 yang akan digelari di Sirkuit Mugello pada 29-31 Mei akhir pekan ini.

Andalan tim MT Helmets-MSI tersebut baru saja memetik hasil terbaiknya sepanjang melakoni musim debut sebagai rookie di kelas Moto3 pada seri sebelumnya.

Dalam balapan GP Catalunya yang berlangsung di Circuit de Barcelona, Spanyol, Danish sukses mengamankan posisi finis ketujuh setelah memulai perjuangan dari grid ke-10.

Walau belum berhasil memijak tangga podium, performa Danish dinilai sangat membanggakan lantaran dirinya sempat merangsek ke barisan depan dan menduduki urutan kedua.

Baca Juga: Intip Komentar Jujur Hakim Danish Jelang Duel Sengit Perebutan Status Rookie Terbaik Melawan Veda Ega Pratama di Italia!

Progresivitas pembalap berusia 18 tahun ini pun langsung mencuri perhatian sang mentor yang juga legenda MotoGP Malaysia, Zulfahmi Khairuddin.

Pujian Legenda dan Harapan Setelan Motor di Mugello

Zulfahmi menilai bahwa Danish telah memperlihatkan lonjakan kapabilitas yang sangat signifikan saat memacu motor di lintasan.

Pembalap yang pernah merayakan podium di kelas Moto3 pada musim 2012 itu menganggap Danish kini jauh lebih matang, terutama ketika harus mengelola tekanan di kelompok terdepan.

Baca Juga: Siapa Lebih Jago di Mugello? Veda Ega Pratama Andalkan Rekor Juara, Hakim Danish Unggul Jam Terbang

"Danish menunjukkan peningkatan yang sangat positif di Catalunya," ungkap Zulfahmi, dinuklil dari laman ZKRacing.

"Dan penampilannya membuktikan bahwa dia semakin matang dalam mengelola balapan di kelompok depan," tambahnya.

Lebih lanjut, Zulfahmi berharap kru mekanik MT Helmets-MSI mampu meracik konfigurasi motor yang kompetitif agar Danish bisa memanfaatkan rekam jejak manisnya di Mugello saat masih berkompetisi di ajang Red Bull Rookies Cup dulu.

"Dia juga semakin selaras dengan motor dan timnya yang berharap ini akan memberinya keuntungan untuk mendapatkan pengaturan terbaik di Mugello nanti," papar Zulfahmi.

"Mugello adalah sirkuit yang telah memberikan hasil bagus bagi Hakim sebelumnya. Jadi kami berharap pengalaman tersebut dapat dimanfaatkan sepenuhnya," sambungnya.

Target Realistis dan Rivalitas Sengit Kontra Veda Ega

Mengenai target di Italia, Zulfahmi menegaskan bahwa dirinya tidak mau memberikan tekanan berlebih berupa target podium instan kepada Danish.

Baca Juga: Tak Hanya Veda Pratama dan Ramadhipa, Pembalap Muda Tanah Air ini Siap Teruskan Estafet Indonesia di Sirkuit Catalunya

Hal yang paling krusial bagi sang pembalap saat ini adalah menjaga kontinuitas raihan poin yang sudah terjaga dengan baik.

"Target utamanya adalah tetap konsisten, berada di zona poin, dan jika ada kesempatan, kami ingin dia bersaing untuk posisi podium," tegas Zulfahmi.

Statistik mencatat, sejak seri kedua Moto3 2026 di Brasil, Danish memang selalu sukses membawa pulang poin meskipun dinamika hasil akhirnya masih mengalami pasang surut.

Lewat raihan finis ketujuh di Catalunya kemarin, Danish berhasil menyentuh garis finis satu setrip lebih baik dari rider masa depan Indonesia, Veda Ega Pratama.

Andalan Honda Team Asia tersebut harus mengakui keunggulan Danish setelah finis di urutan kedelapan dengan selisih waktu yang sangat tipis, yakni hanya berjarak 0,03 detik.

Kendati demikian, Veda yang berasal dari Gunungkidul, Yogyakarta, juga menunjukkan performa yang tak kalah mengerikan.

Ia melakukan comeback sensasional dengan memulihkan posisinya secara signifikan setelah sempat mengawali balapan dari grid belakang di tempat ke-20.

Editor : Imron Hidayatullahh
#veda pratama pimpin kalsemen rookie #pembalap asia tenggara #hakim danish #veda ega pratama #moto3