Radar Jember – Balapan utama MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Catalunya pada Minggu (17/5/2026) malam WIB diwarnai insiden mengerikan.
Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, mengalami kecelakaan parah setelah terlibat tabrakan hebat dengan rider Red Bull KTM, Pedro Acosta.
Insiden bermula saat Pedro Acosta yang sedang memimpin balapan secara tiba-tiba melambat di depan Alex.
Kondisi itu membuat Alex Marquez yang berada persis di posisi kedua tak sempat menghindar, dan langsung menabrak Pedro Acosta.
Akibat benturan keras tersebut, Alex Marquez terpental ke area gravel, sedangkan Pedro Acosta tetap berada di lintasan.
Saking parahnya benturan, kuda besi milik Alex Marquez kehilangan kendali hingga hancur lebur di atas gravel.
Di sisi lain, Pedro Acosta yang gagal melanjutkan balapan langsung dibantu oleh Brad Binder untuk kembali menuju pit stop.
Demi keselamatan para pembalap, race MotoGP Catalunya 2026 pun terpaksa dihentikan untuk sementara waktu.
Jalannya Balapan
Sebelum kecelakaan hebat itu terjadi, jalannya balapan berlangsung sangat sengit. Pedro Acosta tampil luar biasa kuat sejak lampu start menyala. Ia mendominasi jalannya balapan dan sukses mempertahankan posisi terdepan setidaknya hingga lap kelima.
Sinar terang juga ditunjukkan oleh Jorge Martin. Memulai balapan dari posisi kesembilan, juara dunia MotoGP 2024 tersebut melakukan lesatan luar biasa hingga berhasil menembus posisi lima besar.
Memasuki lap kelima, intensitas persaingan semakin memanas. Alex Marquez mulai mendapatkan tekanan hebat dari rider Trackhouse Racing MotoGP Team, Raul Fernandez, yang sempat merangsek naik mengambil alih posisi teratas.
Kendati demikian, tak butuh waktu lama bagi Pedro Acosta untuk merebut kembali takhta terdepan.
Sesaat setelah memimpin kembali, Pedro Acosta langsung ditempel ketat oleh Alex Marquez di posisi kedua, hingga akhirnya petaka tabrakan tersebut terjadi.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dihentikan sementara setelah Alex Marquez mengalami kecelakaan parah hingga motornya hancur setelah menabrak Pedro Acosta di lintasan.
Editor : Imron Hidayatullahh