Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ngeri! Mantan Pembalap MotoGP Ungkap Alasan Mengapa Sirkuit Catalunya Bisa Jadi Mimpi Buruk Bagi Veda Ega!

Imron Hidayatullahh • Jumat, 15 Mei 2026 | 13:43 WIB
Veda Ega Pratama, rider Moto3 asal Gunungkidul, Yogyakarta.
Veda Ega Pratama, rider Moto3 asal Gunungkidul, Yogyakarta.

Radar Jember – Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, melempar peringatan dini kepada pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, mengenai tingkat kesulitan tinggi yang dimiliki Sirkuit Catalunya jelang seri lanjutan Moto3 2026.

Karakter sirkuit yang awalnya dirancang untuk Formula 1 ini dinilai menuntut adaptasi ekstra dari para pembalap roda dua.

"Sekarang kita menuju Grand Prix Catalunya, sirkuit yang sangat istimewa dan salah satu trek terbesar di kalender,” kata mantan pembalap MotoGP itu.

Baca Juga: Rapor Merah Putih di Pentas Dunia: Lima Fakta Mengesankan Veda Ega Pratama di Awal Musim Moto3 2026

“Awalnya ini adalah sirkuit Formula 1, jadi bagi sepeda motor terasa sangat lebar dan cepat, dengan lintasan lurus yang panjang, tikungan cepat, dan beberapa chicane teknis yang selalu menciptakan balapan yang menarik dan banyak peluang untuk menyalip," urai Aoyama dalam rilis resmi tim.

Aoyama juga menyoroti aspek teknis sirkuit yang kerap berubah drastis sepanjang akhir pekan balap.

"Secara teknis, ini bukan trek yang mudah karena kondisi bisa berubah banyak selama akhir pekan. Tingkat cengkeraman selalu berubah dan angin dapat menjadi faktor penting di sini, sehingga para pembalap perlu beradaptasi terus-menerus," tambahnya.

Meski demikian, Veda Ega yang kini menginjak usia 17 tahun memiliki modal pengalaman mumpuni di sirkuit ini untuk terus mendongkrak posisinya di papan atas klasemen.

Baca Juga: Fenomena Veda Ega Pratama: Lampaui Statistik Awal Rossi dan Marquez di Musim Debut Grand Prix

Perjuangannya akan diawali siang ini melalui sesi Free Practice 1 (FP1) pada Jumat (15/5/2026) pukul 14:00 WIB, disusul sesi practice penentu tiket kualifikasi kedua (Q2) pada pukul 18:15 WIB.

Rider kelahiran Gunungkidul ini punya catatan impresif dengan empat kali lolos langsung ke Q2 dari lima seri pembuka.

Dikenal sebagai pembalap yang hobi melakukan comeback tak terduga—seperti saat meroket dari posisi ke-17 hingga finis keenam di Jerez—aksi Veda di balapan utama sangat dinantikan.

Saat ini, Veda bertengger di peringkat kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan raihan 50 poin, hanya terpaut tipis dari para rival di atasnya.

Editor : Imron Hidayatullahh
#honda team asia #veda ega pratama #catalunya #moto3