Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dani Pedrosa Ungkap Penyebab Marc Marquez Jatuh di Le Mans: "Salah Jalur Satu Sentimeter Berujung Fatal!"

Imron Hidayatullahh • Minggu, 10 Mei 2026 | 16:44 WIB
Momen Marc Marquez mengalami kecelakaan hebat di sesi Sprint Race MotoGP Prancis, Sabtu (9/5/2026). (tangkapan layar tayangan Skysport)
Momen Marc Marquez mengalami kecelakaan hebat di sesi Sprint Race MotoGP Prancis, Sabtu (9/5/2026). (tangkapan layar tayangan Skysport)

Radar Jember - Gelaran Sprint Race di Sirkuit Le Mans, Prancis, (9/5/2026), kembali memakan korban. Marc Marquez mengalami kecelakaan hebat yang memicu kekhawatiran mengenai kondisi fisiknya.

Legenda balap, Dani Pedrosa, memberikan analisis mendalam terkait insiden tersebut hingga performa luar biasa Jorge Martin.

Detik-Detik Jatuhnya sang Juara Bertahan

Pedrosa menyoroti momen jatuhnya Marquez yang tampak sangat menyakitkan. Pembalap Ducati tersebut terlihat kesulitan berjalan setelah kakinya menghantam aspal dengan keras.

Baca Juga: Jelang MotoGP Prancis: Bagnaia Akui Marc Marquez Kesulitan di Ducati, Sebut Alex Marquez Paling Mirip Dirinya

Menurut Pedrosa, kesalahan kecil dalam pemilihan jalur menjadi pemicu utama. "Marc terlihat melebar satu sentimeter saat masuk tikungan dengan posisi masih menekan rem cukup dalam. "Kehilangan traksi saat menyentuh kerb atau garis putih itulah yang membuatnya terjatuh," jelas Pedrosa.

Pedrosa sangat khawatir dengan bahasa tubuh Marquez pasca-insiden. "Dia mencoba berdiri, tapi setelah itu ia semakin sulit melangkah. Itu gejala yang sangat buruk," tambahnya.

Ia menduga cedera terjadi saat kaki Marquez menghantam aspal secara vertikal.

Pujian Setinggi Langit untuk Jorge Martin

Di sisi lain, Pedrosa memberikan apresiasi untuk aksi Jorge Martin. Start dari baris ketiga, pembalap Aprilia tersebut melesat bak roket dan langsung merangsek ke barisan depan hanya dalam dua tikungan.

Baca Juga: Dani Pedrosa Bicara Jujur: Sebut Marc Marquez Bukan Rekan Kerja yang Kompak Saat di Repsol Honda!

"Determinasi Martin sangat luar biasa. Mengendalikan motor MotoGP dalam kondisi perangkat holeshot aktif—tanpa suspensi dan bodi motor hampir menyentuh aspal—di tikungan pertama sangatlah berbahaya. Martin melakukannya dengan tingkat penguasaan yang sangat tinggi," puji Pedrosa.

Anomali Performa Marquez Sebelum Jatuh

Sebelum terjatuh, Pedrosa mencatat bahwa Marquez seperti kehilangan taringnya. Ia terlihat kesulitan memberikan perlawanan saat disalip pembalap lain, bahkan sempat tertahan lama di belakang Joan Mir tanpa bisa melakukan manuver balasan yang biasanya menjadi ciri khasnya.

Bezzecchi yang Kian Dewasa

Mengenai pemimpin klasemen, Marco Bezzecchi, Pedrosa memuji strategi konservatif yang diambil pembalap Italia tersebut. Bezzecchi memilih untuk mengamankan podium daripada mengambil risiko besar.

Baca Juga: Rekor Impresif Hakim Danish Jadi Ancaman! Veda Ega Wajib Kerja Keras demi Jaga Posisi Klasemen Moto3 2026!

"Dia sadar posisinya di klasemen. Keputusan untuk mengambil poin podium adalah langkah cerdas untuk kejuaraan," kata Pedrosa.

Paralel Cedera: Kenangan Pedrosa Tahun 2010

Terakhir, Pedrosa mengaitkan masalah fisik Marquez dengan pengalamannya sendiri pada tahun 2010. Kala itu, baut pada tulang selangka Pedrosa menekan saraf dan menghambat sirkulasi darah, menyebabkan kram parah.

"Sangat positif tim dokter berhasil mengidentifikasi masalah baut atau sekrup yang menekan saraf Marc. Jika masalah mekanis pada tubuhnya itu teratasi, Marc akan kembali selaras antara pikiran, hati, dan talenta. Hal itu akan memberinya ketenangan besar untuk kembali bersaing di level tertinggi," pungkasnya.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Le Mans #Jorge Martin #sprint race #marc marquez #MotoGP